penyakit campak
-
News •Dinkes Tanjungpinang: Imunisasi Campak Efektif Cegah Penyebaran PenyakitDinas Kesehatan Tanjungpinang menegaskan program imunisasi campak terbukti efektif mencegah penyebaran penyakit di wilayahnya, dengan partisipasi masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan.
-
News •Dinkes Kota Tangerang Ingatkan Orang Tua Waspadai Komplikasi Campak pada AnakDinas Kesehatan Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk mewaspadai tanda-tanda komplikasi campak pada anak agar penanganan medis dapat segera diberikan, demi mencegah dampak serius.
-
News •Misinformasi Pemicu Utama Penurunan Cakupan Vaksinasi Campak di IndonesiaPerhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) mengungkapkan misinformasi di media sosial menjadi faktor utama anjloknya cakupan Vaksinasi Campak, mengancam kekebalan kelompok di Indonesia.
-
Jabar •Ratusan Warga Kota Bogor Positif Campak, Minimnya Imunisasi Jadi PenyebabSebanyak 143 warga Kota Bogor, Jawa Barat, positif campak rubella. Kepala Dinkes Kota Bogor menyatakan bahwa minimnya imunisasi jadi salah satu penyebab campak.
-
Sehat •Apakah Boleh Memperoleh Vaksin Campak Bersamaan dengan Booster COVID-19?Pakar kesehatan Prof Dr dr Hinky Hindra Irawan Satari, Sp. A, Subsp. I.P.T., M.TropPaed membolehkan orang-orang mendapatkan vaksin campak sekaligus COVID-19 termasuk booster atau penguat kedua pada waktu yang bersamaan.
-
News •Menkes Akui Kasus Campak Naik Dampak Fokus Tenaga Kesehatan Tangani Covid-19Menurut Menkes, pada 2022 lalu terlapor lebih dari 3.200 kasus campak di seluruh Indonesia, yang mengalami lonjakan tinggi dibandingkan kisaran 100-200 kasus per tahun.
-
Sehat •Cegah Infeksi Campak Jadi Lebih Parah dengan Konsumsi Vitamin A Dosis TinggiKetua unit kerja koordinasi penyakit Infeksi tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Anggraini Alam Sp.A(K) mengatakan pemberian vitamin A dosis tinggi pada anak sangat penting untuk mencegah infeksi campak jadi lebih parah.
-
Jabar •Dinkes Duga Penyakit Campak Jangkit Anak-Anak di Tasikmalaya, Ini Cara MencegahnyaDinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, mendalami dugaan sejumlah anak-anak yang diduga terpapar penyakit campak. Para pasien saat ini sudah mendapat perawatan medis di rumah sakit setempat.
-
News •Ini Langkah Kemenkes Tangani KLB Campak di 12 ProvinsiKemenkes akan melakukan penyelidikan epidemiologi untuk menemukan sebaran kasus campak tersebut.
-
News •12 Provinsi di Indonesia KLB CampakPrima menyebut, peningkatan kasus campak ini diakibatkan tak mampunya Indonesia melakukan imunisasi campak rutin kepada anak-anak. Akibatnya, banyak anak-anak tak terimunisasi sehingga mempermudah penularan campak.
-
Jakarta •12 Provinsi KLB Campak, Dinkes DKI Minta Warga Segera Imunisasi Demi Tekan KasusPermintaan itu karena data terakhir dari Kementerian Kesehatan, sebanyak 12 provinsi menetapkan kejadian luar biasa (KLB) atas campak.
-
News •Kemenkes: 31 Provinsi Laporkan KLB CampakKasus campak yang dilaporkan dari daerah kepada Kemenkes berjumlah 3.341 kasus di 223 kabupaten dan kota.
-
News •Sembilan Warga Badui Meninggal Akibat Suspek Campak dan TbKasus kematian masyarakat Badui di Kabupaten Lebak SRI melakukan pelacakan kasus terhadap orang yang kontak erat dengan penderita.
-
News •Ahli Ingatkan Kebutuhan Vaksin Non-Covid-19 Anak Harus Tetap DipenuhiDokter spesialis anak, Profesor Soedjatmiko menyarankan agar anak-anak menjalani vaksinasi Covid-19 dan non-Covid-19. Namun pelaksanaannya dianjurkan tidak dilakukan secara bersamaan.
-
Jabar •Ciri-ciri Campak dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai, Ketahui Cara MenghindarinyaCampak adalah salah satu jenis penyakit menular yang disebabkan oleh virus rubeola. Penyakit ini dapat menyebar baik melalui kontak langsung dengan orang yang memiliki virus atau melalui tetesan di udara.
-
News •Surveilans Fokus pada Covid-19, IDAI Ingatkan Risiko KLB CampakIkatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan pemerintah soal risiko kejadian luar biasa (KLB) campak di Indonesia. Pelacakan kasus penyakit ini dikhawatirkan menurun akibat surveilans kini fokus pada pengendalian Covid-19.
-
Dunia •117 Juta Anak Terancam Tidak Mendapatkan Imunisasi Akibat Pandemi CoronaSebanyak 117 juta anak di seluruh dunia diperkirakan kehilangan kesempatan mendapatkan imunisasi campak akibat wabah Covid-19. Selain kebijakan social distancing dan lockdown yang diterapkan oleh berbagai negara saat ini, pelayanan kesehatan juga diprioritaskan untuk menangani pasien corona.
-
Dunia •Jerman Sahkan UU Vaksin, Orang Tua Tolak Vaksin Bakal Kena DendaJerman telah mengesahkan UU Vaksin yang akan mewajibkan para orang tua memberikan vaksin campak untuk anak-anaknya. Jika menolak, maka orang tua akan dihukum denda sampai USD 2.750.
-
Dunia •Orang Tua di Jerman Bakal Kena Denda Jika Tidak Vaksin Campak ke AnakMenurut PBB, meluasnya wabah campak sebagian didorong oleh kurangnya akses dan rasa takut terhadap pemberian vaksin.
-
News •Dinkes Papua: Kasus campak terjadi di 8 kabupaten sepanjang 2017Dinkes Papua: Kasus campak terjadi di 8 kabupaten sepanjang 2017. Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinkes Provinsi Papua, Aaron Rumainum mengatakan, delapan kabupaten dan satu kota dimaksud yakni Kabupaten Jayapura, Mimika, Biak Numfor, Merauke, Keerom, Boven Digoel, Puncak Jaya, Asmat dan Jayapura.