Kabut Asap Riau
-
News •Kapolri Puji Kapolda Riau Bikin Aplikasi Pemantau Karhutla, Janjikan JabatanAplikasi ini diharapkan memaksimalkan pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Nusantara. Peluncuran aplikasi ini disaksikan 11 Kapolda yang wilayahnya rentan peristiwa karhutla.
-
News •Baru Dilantik, Kapolda Riau Janji Tingkatkan Penanganan KarhutlaBaru Dilantik, Kapolda Riau Janji Tingkatkan Penanganan Karhutla. Menurut Agung, polisi akan menyusun program bersama-sama dengan pihak terkait. Namun begitu, strategi yang sudah dipetakan di awal akan tetap menjadi bahan acuan dan evaluasi.
-
News •Darurat Pencemaran Udara di Riau Segera DicabutMenurut Syamsuar, pertimbangan untuk mencabut status darurat hingga akhir bulan tersebut telah mendengarkan berbagai masukan dari beberapa pihak, antara lain dari Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Sumatera yang ada di Riau.
-
News •Ketua Fraksi PKS Serahkan Gaji Sebagai Anggota DPR untuk Korban Kabut Asap RiauKantor DPW PKS sejak awal terjadinya kabut asap imbas kebakaran hutan telah berubah menjadi tempat penampungan sementara bagi warga. Donasi datang dari berbagai pihak.
-
News •Kabut Asap Mulai Hilang, Pelajar di Pekanbaru Diminta Kembali Sekolah Hari IniPemerintah Kota Pekanbaru mengeluarkan kebijakan agar para siswa masuk sekolah, Kamis (26/9) pagi. Sebab, kualitas udara di Pekanbaru masuk kategori baik.
-
News •Potret Keceriaan Anak-anak Pekanbaru di Rumah Aman AsapFasilitas yang diberikan berupa layanan kesehatan dan mobile klinik.
-
News •Keluhkan Kabut Asap, Puluhan Mahasiswa Asal Malaysia Tinggalkan RiauSebanyak 46 mahasiswa asal Malaysia yang kuliah di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pulang ke kampung halamannya. Mereka meninggalkan Riau karena mengeluhkan kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan.
-
News •Bawa Kuali Hingga Panci, Emak-emak Tuntut Gubernur Riau Selesaikan Masalah Kabut AsapPantauan merdeka.com, emak-emak terlihat membawa kertas karton bertuliskan 'Stop Asap.' Tak hanya itu, mereka juga membawa peralatan memasak seperti teflon, kuali, panci, rantang, dan sendok.
-
News •Data Titik Api 24 September: Riau Turun Paling Banyak, di Kalteng Masih TinggiMenko Polhukam Wiranto menegaskan TNI AU dibantu sejumlah pihak sudah bekerja ekstra keras menangani kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah. Beberapa titik api setelah diberi hujan buatan jumlahnya berkurang signifikan.
-
News •BMKG sebut Udara Riau Membaik setelah Diguyur HujanAgus mengatakan tingkat polutan di Pekanbaru setelah hujan pada Senin (23/9) turun dari sekitar 700 menjadi di angka 160-180. Hal itu, artinya udara dari kategori berbahaya turun membaik ke kategori tidak sehat.
-
News •11.268 Warga Pekanbaru Menderita ISPA Akibat Kabut Asap"Dari 11.268 penderita itu dominan terdampak bayi, balita, ibu hamil, dan lansia,"
-
Ekonomi •Sempat Batalkan 33 Penerbangan, Aktivitas Bandara Pekanbaru Kembali NormalHujan tersebut terjadi sekitar pukul 15.50 Wib di beberapa sudut Riau. Beberapa menit kemudian, hujan menular ke daerah lainnya dan kabut asap langsung hilang. Udara di Pekanbaru pun terang benderang.
-
News •Sebagian Wilayah di Riau Diguyur Hujan, Jarak Pandang Mulai NormalHujan membuat jarak pandang di Pekanbaru membaik. Sebelumnya jarak pandang hanya 500 meter, kini mencapai 1.800 meter.
-
News •Terkendala Kabut Asap, Helikopter Milik TNI Belum Lakukan Operasi Modifikasi CuacaSejumlah pesawat milik TNI gagal melakukan operasi modifikasi cuaca lantaran terkendala kabut asap. Saat ini, pesawat terparkir di Bandara Pekanbaru.
-
News •Kabut Asap Makin Parah, Gubernur Riau Tetapkan Darurat Pencemaran Udara“Semoga ada perubahan, hujan segera turun. Kita lihat dulu kondisinya," ucap Syamsuar.
-
News •Citilink Batal Berangkat Akibat Asap, Ratusan Penumpang Minta Uang KembaliKabut asap dari kebakaran hutan dan lahan di Riau mengakibatkan jarak pandang menurun hanya 500 meter Senin (23/9). Hampir semua penerbangan menunda hingga membatalkan jadwal keberangkatan dan kedatangan di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.
-
News •Gara-Gara Kabut Asap, Pasutri di Pekanbaru Gagal Honeymoon ke YogyakartaAri gagal honeymoon atau bulan madu bersama istri tercinta ke Yogyakarta. Sebab jadwal penerbangannya menggunakan maskapai Citilink batal berangkat dari Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru menuju Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, Senin (23/9).
-
News •Jarak Pandang Hanya 500 Meter, 6 Penerbangan Batal Terbang ke PekanbaruJarak pandang itu di bawah standar penerbangan Bandara SSK II Pekanbaru yang seharusnya minimal 800 meter.
-
News •Analisa BMKG: Asap Berbahaya di Pekanbaru Kiriman dari JambiStaf Analisa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Sanya Gautami mengatakan, buruknya kualitas udara di Riau tidak lepas dari kiriman asap Provinsi Jambi. Sebab, kebakaran lahan di Jambi juga sangat parah.
-
News •14 Penerbangan di Pekanbaru Terdampak Kabut AsapMentan Amran Batal ke Pekanbaru Akibat Kabut Asap. Amran dijadwalkan menghadiri acara Rembug Utama Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Expo 2019 yang digelar Pemerintah Kota Pekanbaru di Gedung Balai Serindit Gubernuran, Minggu jam 10.00 Wib.