• Evakuasi Kelompok Rentan Jadi Prioritas SAR Pascagempa NTT
    5
    Foto•
    Evakuasi Kelompok Rentan Jadi Prioritas SAR Pascagempa NTT

    Tim SAR Gabungan memperkuat penanganan pascagempa di Nusa Tenggara Timur dengan memprioritaskan evakuasi kelompok rentan di empat kabupaten terdampak. Operasi difokuskan di Manggarai Timur, Manggarai, Ngada, dan Nagekeo. Seorang lansia dievakuasi dari Posko Mandiri Ronting menuju Posko Polisi, sedangkan seorang ibu hamil dibawa ke Posko Kesehatan Kemenkes di Damer, Desa Satar Padut. Selain evakuasi medis, tim melakukan penyisiran dan pemantauan kondisi warga bersama BPBD serta pemerintah daerah untuk mengantisipasi dampak gempa susulan bermagnitudo 6,0.

  • Gempa M 7,7 NTT Rusak 11.925 Rumah
    7
    Foto•
    Gempa M 7,7 NTT Rusak 11.925 Rumah

    Gempa bumi M7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8/2026) menimbulkan kerusakan besar dan memaksa puluhan ribu warga mengungsi. BNPB mencatat 11.925 rumah rusak hingga Selasa (18/8/2026) sore. Sebanyak 5.516 rumah rusak berat, 1.916 rusak sedang, dan 4.493 rusak ringan. Korban meninggal mencapai 70 orang dan 132 orang mengalami luka-luka. Jumlah pengungsi tercatat 40.040 orang. Data kerusakan masih dapat berubah seiring proses pendataan di lapangan.

  • Basarnas Evakuasi Korban Gempa M 7,7 di NTT
    5
    Foto•
    Basarnas Evakuasi Korban Gempa M 7,7 di NTT

    Anggota Basarnas mempercepat proses evakuasi korban gempa bumi Magnitudo 7,7 di Lamba Leda Utara, Nusa Tenggara Timur, Selasa, 18 Agustus 2026. Korban yang membutuhkan penanganan medis dievakuasi dari wilayah terdampak, termasuk menggunakan helikopter. BNPB mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat gempa mencapai 68 orang. Tim gabungan masih melakukan penyisiran di sejumlah lokasi untuk mencari korban serta memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi.

  • Pengungsi Gempa NTT Masih Membutuhkan Bantuan
    7
    Foto•
    Pengungsi Gempa NTT Masih Membutuhkan Bantuan

    ibuan pengungsi gempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur masih menjalani kehidupan di tenda darurat pada Senin, 17 Agustus 2026. Warga di Marapokot dan Mbay, Kabupaten Nagekeo, membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar, termasuk air bersih dan keperluan sehari-hari. Pemerintah Provinsi NTT menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari hingga 28 Agustus 2026.

  • Warga Mulai Bersihkan Puing Bangunan Pascagempa NTT
    5
    Foto•
    Warga Mulai Bersihkan Puing Bangunan Pascagempa NTT

    Warga di sejumlah daerah terdampak gempa Nusa Tenggara Timur mulai melakukan pembersihan material bangunan yang rusak, Minggu (16/8/2026). Aktivitas terlihat di Ruteng, Manggarai, dan Lembor setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut. Pembersihan dilakukan di rumah dan bangunan yang mengalami kerusakan. Di sisi lain, sebagian warga masih memilih bertahan di tenda darurat dan ruang terbuka karena khawatir terhadap gempa susulan. BNPB mencatat sementara 9.290 warga mengungsi.

  • Korban Gempa NTT Dirawat di Tenda Darurat
    7
    Foto•
    Korban Gempa NTT Dirawat di Tenda Darurat

    Korban gempa bumi yang mengguncang wilayah lepas pantai Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, menjalani perawatan di tenda medis darurat di depan Rumah Sakit Ruteng, Kabupaten Manggarai, pada 15 Agustus 2026. Tenda didirikan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gempa susulan sekaligus menambah ruang penanganan bagi korban. Kerabat korban tampak menunggu dan menyaksikan proses perawatan di tengah situasi darurat pascagempa yang menewaskan sedikitnya 47 orang.

  • Terdampak Gempa M 7,7 Pasien Rumah Sakit Dirawat di Tenda
    6
    Foto•
    Terdampak Gempa M 7,7 Pasien Rumah Sakit Dirawat di Tenda

    Gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8/2026) pagi. Guncangan turut berdampak pada Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat. Sebagian bangunan RSUD Komodo mengalami kerusakan sehingga sejumlah pasien dievakuasi ke halaman rumah sakit. Pasien mendapat perawatan di dalam tenda darurat di luar gedung. Kondisi serupa terlihat di Riung ketika seorang penyintas menerima perawatan medis di luar puskesmas.

  • Data Sementara BNPB 14 Orang Meninggal Akibat Gempa NTT
    4
    Foto•
    Data Sementara BNPB 14 Orang Meninggal Akibat Gempa NTT

    Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8/2026). Guncangan tersebut menyebabkan bangunan roboh dan menimbulkan korban di sejumlah lokasi. Data sementara BNPB hingga pukul 12.30 WIB mencatat 14 orang meninggal dunia, dua orang luka berat dan 11 orang luka ringan. Di Pelabuhan Laurensius Say, Maumere, Kabupaten Sikka, tiga korban dievakuasi dari bangunan yang roboh. Satu korban meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.

  • Bangunan Roboh Akibat Gempa M 7,7 Satu Warga Tewas
    5
    Foto•
    Bangunan Roboh Akibat Gempa M 7,7 Satu Warga Tewas

    Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 05.58 WITA. Gempa berpusat di kedalaman 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo. Di Pelabuhan Lauren Say, Maumere, Kabupaten Sikka, bangunan roboh dan menimpa tiga orang. Satu korban bernama Meliana Nenong, 54 tahun, meninggal dunia. Dua korban lainnya mengalami luka-luka dan telah dievakuasi ke RSUD TC Hillers Maumere. Tim SAR gabungan terus melakukan evakuasi dan pendataan korban di sejumlah wilayah terdampak.

  • Gempa Dahsyat M 7,7 Guncang Flores Warga Berhamburan Mengungsi
    7
    Foto•
    Gempa Dahsyat M 7,7 Guncang Flores Warga Berhamburan Mengungsi

    Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah lepas pantai Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Guncangan kuat memicu peringatan tsunami dan mendorong warga di sejumlah wilayah mencari tempat aman. Kerusakan bangunan terlihat di Ruteng, Manggarai. Di Sikka, warga Desa Talibura meninggalkan rumah untuk menghindari risiko, sedangkan pasien dan petugas medis Puskesmas Watubaing dievakuasi. Otoritas terkait terus memantau kondisi wilayah dan menangani dampak gempa.