Debat Capres Infrastruktur
-
Ekonomi •Cek Fakta Klaim Jokowi Telah Bangun 191.000 Km Jalan DesaBenarkah data yang dipaparkan Jokowi? Menurut catatan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, data yang dipaparkan Jokowi adalah benar. Kementerian menjabarkan per Desember telah terbangun 191.600 Km jalan desa. Panjang tersebut berasal dari pembangunan di 74.957 desa.
-
Politik •Saksikan Live Streaming Debat Capres KeduaCalon Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto akan melakoni debat capres kedua malam ini di Hotel Sultan, Jakarta. Debat kali ini tidak mengikutsertakan dua calon wakil presiden.
-
Ekonomi •Jokowi-Prabowo Diminta Tawarkan Program Infrastruktur Sesuai RPJMNPengamat Ekonomi, Faisal Basri, mengatakan hal ini agar pembangunan infrastruktur yang dilakukan dalam 5 tahun ke depan menjadi terarah. Kedua Capres jangan hanya mengeluarkan program-program pembangunan yang bombastis saat beradu debat dan kampanye.
-
Ekonomi •Jokowi Tak Lagi Gencar Bangun Infrastruktur, Prabowo Fokus Produktivitas SDADari catatan 4 tahun Jokowi-JK, pemerintah telah membangun 947 Km jalan tol, jembatan sepanjang 39,8 Km, jembatan gantung 134 unit dan jalan biasa sepanjang 3.432 Km. Selain itu, pemerintah juga tercatat telah membangun LRT di Palembang, MRT yang rencananya rampung di 2019, LRT Jabodebek.
-
Ekonomi •Peran Asing di Infrastruktur: Akselerasi ala Jokowi dan Porsi Swasta dari PrabowoJuru Kampanye Nasional (Jurkamnas) Prabowo-Sandi yang juga Juru Bicara Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Uno, Anggawira mengatakan bahwa peran asing dan BUMN dalam pembangunan infrastruktur harus diatur. Artinya bukan hanya sekadar mengerjakan proyek pemerintah dan akhirnya malah mengorbankan BUMN itu sendiri.
-
Ekonomi •Infrastruktur Tanpa Utang: Jokowi Bilang Tak Mungkin, Prabowo Serahkan ke SwastaAnggawira mengaku tidak setuju dengan pembangunan infrastruktur yang dijalankan pemerintah Jokowi. Pemerintah katanya hanya mengandalkan BUMN, yang kemudian mencari pinjaman. Harusnya, pembangunan infrastruktur lebih banyak melibatkan swasta.