Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Surat Yusuf Ayat 4: Tafsir dan Kandungannya yang Perlu Dipahami

Surat Yusuf Ayat 4: Tafsir dan Kandungannya yang Perlu Dipahami Ilustrasi Arab Saudi. ©Pixabay

Merdeka.com - Al-Qur’an merupakan kitab suci agama Islam yang wajib untuk dijadikan pedoman oleh semua umat Islam. Al-Qur’an mayoritas berisi ayat-ayat yang mengajak manusia untuk menyembah kepada Allah dan mengajarkan kebaikan. Ada banyak pelajaran yang bisa diambil hikmah dan manfaatnya dari ayat-ayat yang ada di Al-Qur’an.

Salah satu ayat yang sangat penting untuk dipelajari adalah Surat Yusuf ayat 4. Surat Yusuf ayat 4 adalah surat yang menjelaskan mimpi yang dialami oleh Nabi Ibrahim. Mimpi tersebut merupakan mimpi yang memiliki banyak sekali arti yang juga memiliki banyak sekali tafsir.

Namun, masih banyak orang yang belum mengetahui tentang penjelasan yang terkandung dalam Surat Yusuf ayat 4. Maka dari itu, kali ini Merdeka.com merangkum penjelasan tentang Surat Yusuf ayat 4 yaitu tentang tafsir dan kandungan di dalamnya.

Tafsir Surat Yusuf ayat 4

Sebelum membahas tentang tafsir surat Yusuf ayat 4, berikut ini adalah bunyi dari Surat Yusuf ayat 4 yang perlu untuk Anda ketahui, beserta artinya:

Idz qaala yuusufu li abiihi yaa abati inni raaitu ahada ‘asyara kaukaban wa syamsa wal qamara raaitahum li saajidiin.

Artinya: (Ingatlah) ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan: kulihat semuanya sujud kepadaku”

Ayat itu berisi tentang mimpi Nabi Yusuf yang melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan yang sedang bersujud kepadanya. Banyak tafsir yang bisa menafsirkan mimpi atau surat Yusuf ayat 4 tersebut. Maka berikut ini adalah tafsir dari Surat Yusuf ayat 4 dikutip dari laman tafsir web.

1. Tafsir Al-Muyassar

Sebutkanlah (wahai Rasul), kepada kaummu perkataan Yusuf kepada ayahnya, “Sesungguhnya aku bermimpi melihat dalam tidurku sebelas bintang, matahari, dan bulan, aku melihat mereka semua itu bersujud kepadaku”. Mimpi tersebut menjadi pembuka kabar gembira atas martabat yang dicapai oleh Yusud berupa kedudukan yang tinggi di dunia maupun di akhirat.

2. Tafsir Al-Mukhtashar

Tafsir kedua dari Surat Yusuf ayat 4 adalah; Kami menceritakan kepadamu (wahai Rasul) tatkala Yusuf berkata kepada ayahnya Ya’qub, “Wahai ayahku! Sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang. Dan aku juga melihat matahari dan bulan. Aku melihat semuanya bersujud kepadaku.” mimpi itu adalah kabar gembira yang disegerakan untuk Yusuf.

3. Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

Dalam tafsir tersebut disampaikan bahwa di antara wahyu Al-Qur’an yang diturunkan Allah berupa kisah-kisah umat terdahulu yang belum diketahui dengan jelas oleh Nabi Muhammad dan umatnya. Ayat Surat Yusuf ayat 4 ini menjelaskan tentang salah satu kisah tersebut.

Allah memulai kisah Nabi Yusuf dengan menceritakan perihal mimpinya. Yaitu ketika Yusuf putra Nabi Ya'qub berkata kepada ayahnya,

"Wahai ayahku, sungguh, sungguh, aku bermimpi melihat sebelas bintang, yakni saudaranya yang berjumlah sebelas, matahari, yakni ayahnya dan bulan, yakni ibunya; kulihat semuanya sujud atau mengarahkan pandangannya dan hormat kepadaku. Kemudian Nabi Ya’qub berkata, wahai anakku! Janganlah engkau ceritakan mimpimu kepada saudaramu. Aku khawatir jika mereka tahu, mereka akan membuat tipu daya untuk membinasakanmu, akibat dari kedengkian mereka. Sungguh setan itu musuh yang jelas bagi manusia karena terus memunculkan rasa permusuhan di antara sesama,"

Kandungan Surat Yusuf ayat 4

Mimpi yang dialami oleh Nabi Yusuf bukanlah mimpi biasa. Sayyid Qutb menjelaskan bahwa biasanya kalau anak-anak bermimpi bintang, mereka melihat bintang itu di hadapan mereka atau dalam pangkuannya. Namun, Nabi Yusuf bermimpi sebelas bintang itu bersujud kepadanya. Berikut ini adalah isi kandungan Surat Yusuf ayat 4 yang perlu untuk Anda ketahui. 

1. Ayat ini menunjukkan pentingnya mempelajari kisah Nabi dan Rasul.

2. Nabi Yusuf dan ayahnya mempunyai hubungan erat sehingga Nabi Yusuf mudah untuk terbuka terhadap apa yang dia alami, meskipun ada dalam mimpi.

3. Ketika masih kecil, Nabi Yusuf bermimpi melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan bersujud kepadanya.

4. Mimpi itu akan menjadi kenyataan sebagaimana yang Allah kehendaki. Nabi Yusuf kemudian menjadi pemimpin negeri dan saudara-saudaranya kemudian sujud menghormatinya.

5. Ayat tersebut mengandung hikmah sejarah yang perlu untuk dipelajari, bukan ayat yang digunakan untuk pengasihan atau mencari segala sesuatu demi kepentingan dunia belaka.

Demikian adalah tafsir dan kandungan surat Yusuf ayat 4 yang perlu untuk Anda ketahui. Ketika sudah mengerti tafsir dan kandungan dari Surat Yusuf ayat 4, Anda tentu akan lebih mudah dalam mempelajari dan mengamalkan apa yang ada pada surat tersebut sehingga bisa menjadi pelajaran dan bisa mengambil hikmah dari cerita tersebut.

Hal ini terutama yang berhubungan dengan kandungan surat Yusuf ayat 4, bahwa anak dan orang tua haruslah memiliki hubungan yang terbuka, sehingga segala sesuatu yang dialami oleh anak, orang tua bisa mengetahui dan memberikan masukan yang tepat untuk anak.

(mdk/mff)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP