Aktor Bio One belum lama ini menjadi sorotan publik. Pria kelahiran 1 Januari 1998 ini terlihat semakin kurus dari sebelumnya. Bahkan, Bio juga tampil berbeda dengan mengubah gaya rambutnya yang dipangkas cepak. Tak heran banyak opini negatif yang diterima Bio karena penampilan barunya itu.
Mengenai hal itu, Bio akhirnya mengaku berat badannya turun 9 kilogram dikarenakan untuk kebutuhan film baru yang didapatinya. Dalam film tersebut, ia didapuk memerankan sosok Gepeng dalam film 'Srimulat: Hill yang Mustahal'.
"Butuh waktu enggak bisa spesifik aku jelasin. Aku mulai (diet) sekitar empat bulan lalu. Ini base dari karakter sosok yang pernah hidup dan dialamin," ungkap Bio One di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat dilansir dari KapanLagi.com
Diet yang dilakukan Bio agar mendapatkan bentuk tubuh seperti Gepeng ini cukup ekstrem. Maka dari itu, ia tidak menyarankan untuk ditiru. Hal itu dikarenakan setiap orang memiliki sistem metabolisme yang berbeda.
"Kalau konsultasi dokter jelas nggak boleh karena diet itu nggak dibolehin. Itu metode sendiri sebenarnya. Nggak boleh diikuti karena tiap orang punya metabolisme beda-beda. Kebetulan metabolisme badan aku menerima saja. Nggak sakit, oh ya udah," lanjut Bio.
Advertisement
Rela Tak Makan Selama Tiga Hari
Demi mendalami peran di film barunya itu, Bio rela tidak makan selama tiga hari. Hal itupun menyebabkan berat badannya turun dari mulanya 65 kilo, kini sudah menjadi 58 kilo. Sejauh ini, Bio mengaku tak mengalami gangguan mengenai diet ekstremnya itu.
"Bisa sampai tiga hari nggak makan. Nggak ada ganti karbo, beneran nggak ada makanan apapun yang masuk. Paling minum doang, kalau nggak minum nggak bisa," aku Bio.
" Enggak drop, ini balik lagi ke mindset. Ketika lo berpikir ini enggak sakit ya enggak sakit," ucap Bio
Advertisement
Mengunjungi Istri Mendiang Gepeng
Dengan segala totalitas yang diberikannya, Bio sangat berharap bahwa perannya menjadi sosok Gepeng dapat diterima. Baginya, bukan hal yang mudah memerankan karakter legenda seperti Gepeng.
Bahkan, Bio juga sempat datang mengunjungi istri dari mendiang Gepeng yang berlokasi di daerah Solo.
" Beban pasti karena memainkan sosok legendaris ada beban tersendiri di pundak pelaku seni peran, masyarakat tahu gimana dia berprilaku, jadi tantangan tersendiri memuaskan bisa dicapai secara maksimal," imbuh Bio One.
"Setiap pemeran di sini punya metodenya masing-masing. Kalau saya riset sempat ke Solo, ketemu istri dan anaknya, lalu nyekar ke makam Pak Gepeng. Di Solo saya lihat lingkup sosialnya, lalu belajar bahasa juga yang paling penting," tutur pemilik nama lahir Juan Bione Subiantoro tersebut.