4 Cara Berpikir Kritis dalam Empat Langkah Mudah

Berpikir kritis dapat digambarkan sebagai kemampuan untuk terlibat dalam pemikiran reflektif dan mandiri. Intinya, berpikir kritis mengharuskan Anda menggunakan kemampuan untuk bernalar. Ini adalah tentang menjadi pembelajar aktif daripada penerima pasif informasi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
4 Cara Berpikir Kritis dalam Empat Langkah Mudah
Ilustrasi berpikir. ©2012 Merdeka.com

Berpikir kritis adalah kemampuan untuk berpikir jernih dan rasional, memahami hubungan logis antara ide-ide. Berpikir kritis telah menjadi bahan perdebatan dan pemikiran sejak zaman para filosof Yunani awal seperti Plato dan Socrates serta terus menjadi bahan diskusi hingga zaman modern, misalnya kemampuan mengenali berita palsu.

Berpikir kritis dapat digambarkan sebagai kemampuan untuk terlibat dalam pemikiran reflektif dan mandiri. Intinya, berpikir kritis mengharuskan Anda menggunakan kemampuan Anda untuk bernalar. Ini adalah tentang menjadi pembelajar aktif daripada penerima pasif informasi.

Pemikir kritis secara ketat mempertanyakan ide dan asumsi daripada menerimanya begitu saja. Mereka akan selalu berusaha untuk menentukan apakah ide, argumen, dan temuan mewakili keseluruhan gambaran dan terbuka untuk menemukan bahwa mereka tidak.

Pemikir kritis akan mengidentifikasi, menganalisis, dan memecahkan masalah secara sistematis daripada dengan intuisi atau insting. The Foundation for Critical Thinking menunjukkan bahwa berlatih empat langkah berikut akan membantu menjadi seorang pemikir yang kritis:

Mengajukan pertanyaan

Pemikir kritis mulai dengan mengajukan pertanyaan tentang apa pun yang ada di depan mereka. Mereka mempertimbangkan sebab dan akibat. Jika ini, lalu apa? Jika itu, lalu bagaimana hasilnya berbeda? 

Mereka memahami bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi, dan mereka memikirkan semua kemungkinan hasil keputusan sebelum mereka membuatnya. Mengajukan pertanyaan membantu proses ini.

Jadilah penasaran tentang segala sesuatu.

Cari Informasi

Setelah mengajukan setiap pertanyaan yang dapat ditemukan tentang suatu masalah (akan membantu untuk menuliskannya), carilah informasi yang akan membantu Anda menjawab pertanyaan tersebut. 

Selidiki dan lakukanlah penelitian. Anda dapat mempelajari hampir semua hal di Internet, tetapi itu bukan satu-satunya tempat untuk melakukan riset. Wawancarai orang. 

Tanyakan pada ahli di sekitar. Kumpulkan informasi dan berbagai pendapat yang dapat digunakan untuk membuat keputusan sendiri. Semakin luas varietasnya, semakin baik.

Analisis Dengan Pikiran Terbuka

Anda memiliki setumpuk informasi, dan sekarang saatnya untuk menganalisis semuanya dengan pikiran terbuka. Ini adalah bagian yang paling menantang menurut. Ini bisa sangat sulit untuk mengenali filter yang ditanamkan dalam diri dari keluarga pertama atau pemikiran lawas kita. 

Kita adalah produk dari lingkungan, dari cara diperlakukan sebagai seorang anak, dari panutan yang kita miliki sepanjang hidup kita, dari peluang yang kita katakan ya atau tidak, dari jumlah semua pengalaman kita. 

Cobalah untuk menyadari filter dan bias tersebut, dan matikan. Pertanyakan semuanya selama langkah ini. Apakah Anda bersikap objektif? Apakah Anda berspekulasi? Dengan asumsi sesuatu? Inilah saatnya untuk melihat setiap pikiran semurni mungkin. Apakah Anda tahu itu benar-benar benar? Apa saja faktanya? Sudahkah Anda mempertimbangkan situasi dari setiap sudut pandang yang berbeda?

Bersiaplah untuk terkejut dengan berapa kali kita semua melompat ke kesimpulan yang tidak dicapai melalui pemikiran kritis.

Komunikasikan Solusi

Pemikir kritis lebih tertarik pada solusi daripada menyalahkan, mengeluh, atau bergosip. Setelah mencapai kesimpulan melalui pemikiran kritis, inilah saatnya untuk berkomunikasi dan menerapkan solusi jika diperlukan. 

Ini adalah waktu untuk kasih sayang, empati, diplomasi. Tidak semua orang yang terlibat akan memikirkan situasi secara kritis seperti Anda. Adalah tugas Anda untuk memahaminya, dan menyajikan solusi dengan cara yang dapat dipahami semua orang.

Rekomendasi