Bikin Geger, Komedian Mongol Akui Pernah Gabung Komunitas 'Sesat' selama 7 Tahun

Komedian Mongol baru-baru ini mengungkap fakta mengejutkan soal dirinya. Pemilik nama asli Roy Immanuel ini mengaku jika dirinya dulu pernah bergabung dalam organisasi penyembah setan bernama Children of God (COG).

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bikin Geger, Komedian Mongol Akui Pernah Gabung Komunitas 'Sesat' selama 7 Tahun
Mongol. YouTube Chef Haryo Pramoe ©2021 Merdeka.com

Komedian Mongol baru-baru ini mengungkap fakta mengejutkan soal dirinya. Pemilik nama asli Roy Immanuel ini mengaku jika dirinya dulu pernah bergabung dalam organisasi penyembah setan bernama Children of God (COG). Hal itu diungkapkannya saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube Chef Haryo Pramoe.

Komika 42 tahun ini mengaku mengikuti jejak sang ibu yang lebih dulu bergabung dengan organisasi tersebut. Ia tertarik menjadi anggota karena dirinya belum menemui jati diri yang sebenarnya.

"Mama saya dulu adalah salah satu elders dari COG, Children of God. Itu adat, pimpinannya di Indonesia dideportasi. Mama saya adalah elders. Mama mungkin lagi stres memikirkan kandungannya, mungkin ya, mungkin menjanjikan Mongol menjadi penyesatan," kenang Mongol dilansir dari channel Youtube Chef Haryo Pramoe.

Menurut cerita Mongol, organisasi setan tersebut mulai menyebar sejak abad pertengahan. Seiring berjalannya waktu, proses penyebarannya mulai berevolusi dan merambah ke banyak bidang, seperti film, musik, hingga komedi.

Bergabung Selama Tujuh Tahun

Setelah tujuh tahun bergabung dengan organisasi tersebut, Mongol mulai taubat dan menyadari jika pilihan hidupnya saat itu sangat salah. 

"Saat gue mengambil keputusan menjadi orang yang baru, gue selalu punya quotes yang gue pegang, 'Jangan izinkan masa lalu menyakitimu'. Saya bergabung dan tahun 1997 saya keluar. Tujuh tahun lebih bersama mereka," ungkap Mongol.

Perekrutan Anggota

Tak hanya sejarahnya, Mongol juga memaparkan proses perekrutan anggota COG. Para member COG selalu menjanjikan beberapa hal kepada calon anggota barunya yang ingin bergabung, salah satunya berupa uang.

"Sebenarnya satanic tidak menjanjikan hal-hal yang muluk. Yang dijanjikan paling tentang kebutuhan kita, makan minum, karena di satanic setiap kali kita datang ritual kan dapat duit. Misal nih Mongol ngajak chef, Mongol dapat duit karena bawa jiwa baru, nanti tinggal dicover member atau ikatan perjanjian, keluarin darah ditaruh di teko begini, campur air dibaca-bacain, disuruh minum bersama, kan persahabatan. Sudah, kalau sudah melakukan perjanjian darah berarti udah bagian dari church of satan atau mungkin komunitas penyesatan yang lain," papar Mongol.

Keluar dari Organisasi

Mongol kemudian menceritakan secara detail terkait keputusannya keluar dari organisasi tersebut. Rupanya, Mongol terselamatkan berkat informasi dari internet. Dari sanalah, ia memutuskan untuk keluar dari organisasi sesat ini dan menjadi orang yang baru.

"Kalau Mongol keluar gara-gara ketemu internet. Di saat Mongol buka internet, itu nggak sadar kebuka 1 dokumen bahwa, 'If you die you not go to heaven'. Nah itu kan Mongol tanya, kenapa begini? Bukan soal Mongol nggak tahu ketuhanan, maksudnya kan kita udah kerja dijanjiin ke surga, tapi kok data ini bilang kita mati nggak ke surga, di situlah goyah otak Mongol. Dan mohon maaf, mereka yang menyembah setan, mereka yang otaknya smart, pinter," tuntas Mongol.

Rekomendasi