Cara Meruqyah Diri Sendiri yang Benar Sesuai Tuntunan Islam

Ruqyah secara etimologi dalam kamus Arab Indonesia karya Mahmud Yunus bermakna jimat, azimat, tangkal. Syaikh Al-Bani mengatakan bahwa quranic healing atau ruqyah adalah pembacaan doa-doa untuk memohon kesembuhan berupa ayat-ayat Alquran serta hadits Nabi SAW.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Cara Meruqyah Diri Sendiri yang Benar Sesuai Tuntunan Islam
ruqyah. ©2020 Merdeka.com

Pernahkah Anda melihat salah seorang atau lebih yang dikenal mengalami kerasukan atau kesurupan? Hal tersebut meski tidak dipahami secara gambling oleh rata-rata orang, namun tidak bisa dipungkiri kejadian itu tidak jarang kita dengar beritanya dari orang sekitar.

Kerasukan atau kesurupan adalah ketika tubuh, akal, dan indera seseorang dikuasai dan dikendalikan oleh jin atau ruh jahat yang menyebabkan kegilaan, sehingga orang tersebut harus segera menghidupkan kesadaran spiritualnya.

Di sinilah peran ruqyah sebagai media healing atau penyembuhan untuk mengusir roh jahat, jin, gangguan setan, maupun sihir. Ruqyah secara umum dikenal sebagai metode pengusiran setan dalam agama Islam.

Ruqyah secara etimologi dalam kamus Arab Indonesia karya Mahmud Yunus bermakna jimat, azimat, tangkal. Syaikh Al-Bani mengatakan bahwa quranic healing atau ruqyah adalah pembacaan doa-doa untuk memohon kesembuhan berupa ayat-ayat Alquran serta hadits Nabi SAW.

Sementara kebiasaan banyak orang yang mempergunakan kalimat-kalimat bersajak atau kalimat-kalimat lain yang tidak jelas maknanya, harus dihindari karena sering kali mengandung kekafiran dan kesyirikan.

Cara meruqyah diri sendiri dan orang lain dari gangguan jin sesuai sunnah bisa kita lakukan di rumah. Caranya dengan membaca ayat-ayat suci Alquran dan beberapa doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.

Berikut cara meruqyah diri sendiri yang benar sesuai tuntunan Islam dilansir dari Dream:

Adab sebelum Meruqyah Diri Sendiri Menurut Islam

Sebelum mengetahui cara meruqyah diri sendiri menurut Islam, Anda perlu mengetahui adabnya terlebih dahulu. Pada dasarnya ruqyah berisi ayat-ayat suci Alquran atau doa-doa dari hadist. Ruqyah boleh dilakukan secara pribadi untuk diri sendiri atau terhadap orang lain.

Meruqyah diri sendiri dan orang lain harus dengan harapan berlindung kepada Allah SWT untuk menyembuhkan penyakit atau gangguan jin. Kondisi hati sangat menentukan hasil akhir meruqyah diri sendiri dan orang lain ini. Karena itu, Anda harus menanamkan tawakkal kepada Allah SWT dalam hati.

Ada beberapa adab yang perlu dilakukan sebelum cara meruqyah diri sendiri menurut islam:

  1. Suci dari hadas besar atau kecil, serta yakin kesembuhan hanya datang dari Allah.
  2. Berwudhu terlebih dahulu, karena ketika membaca kalimat thayibah dianjurkan dalam keadaan suci.

Cara Meruqyah Diri Sendiri Beserta Niatnya

Niat dan Kemantapan Hati

Sebelum melakukan sesuatu, niat dan kemantapan hati sangat penting. Tanpa adanya niat yang mantap dari hati, kegiatan apapun yang dilakukan akan sulit mencapai keberhasilan.

Begitu pula dengan ruqyah. Ketika sudah berniat ingin melakukan ruqyah diri sendiri, mantapkan niat tersebut dari dalam hati dan jangan lupa berdoa memohon petunjuk pada Allah SWT.

Wudhu

Setelah niat dan mantap melakukan ruqyah, ambil air wudhu. Lakukan segala sesuatu dalam keadaan suci dan bersih. Kemudian, kenakan pakaian yang bersih dan jauh dari najis, agar ruqyah yang dilakukan tetap dalam kondisi suci, seperti yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Mengerjakan Sholat Taubat

Sholat adalah ibadah yang bisa dikerjakan untuk memohon ampun pada Allah SWT atas kesalahan yang sudah dilakukan. Begitu pula dalam ruqyah, setelah berwudhu, kerjakan Salat Taubat dan Salat  Hajat masing-masing 2 rakaat untuk memohon ridho Allah, agar Ruqyah bisa berhasil dengan baik walau dilakukan sendiri.

Cara Meruqyah Diri Sendiri dengan Bacaan Doa Tertentu

Membaca Ayat dan Doa Tertentu

Keutamaan dalam Ruqyah adalah bacaan ayat-ayat kursi dan doa. Bacaan doa bisa disesuaikan dengan tujuan ruqyah yang kita lakukan.

Misalnya ruqyah untuk memohon perlindungan pada Allah dari segala godaan jahat. Dianjurkan untuk membaca basmalah tiga kali, dilanjutkan dengan membaca ayat kursi (Surat Al Baqarah ayat 255).

Setelah itu, dilanjutkan dengan membaca Surat Al Fatihah, Surat Al Ikhlas, Al Falaq, An Naas dan diakhiri dengan bacaan, “ Aku berlindung dengan keperkasaan Allah dan kekuasaan-Nya dari kejelekan yang kurasakan, dan yang kukhawatirkan.”

Doa untuk Menyembuhkan Penyakit

Apabila ruqyah dilakukan untuk menyembuhkan penyakit, tambahkan bacaan doa, “ Hilangkan penyakit ini wahai penguasa manusia. Sembuhkanlah, Engkaulah Maha Penyembuh, tidak ada kesembuhan kecuali dari penyembuhan-Mu, obat yang tidak meninggalkan penyakit.”

Bacaan doa tersebut, sesuai dengan apa yang pernah dilakukan Rasulullah Muhammad SAW ketika mengobati luka seseorang yang terkena bejana.

Cara Meruqyah Diri Sendiri dengan Bantuan Media Lain

Menggunakan Media Air

Ruqyah bisa dilakukan dengan menggunakan media lain, seperti air, minyak zaitun dan daun bidara. Walau menggunakan media lain, pembacaan ayat-ayat Alquran dan doa tetap harus dilakukan.

Misalnya dengan menggunakan air putih yang terlebih dahulu diberi bacaan doa. Air putih yang diberi bacaan doa, jauh lebih bermanfaat untuk melindungi tubuh.

Memakai Minyak Zaitun

Minyak zaitun tidak hanya baik untuk kesehatan karena kandungan alami di dalamnya. Minyak zaitun juga bisa digunakan sebagai media ruqyah, seperti yang dilakukan Rasulullah. Jangan lupa untuk membaca doa sebelum mengusapkan minyak zaitun ke bagian tubuh yang akan diruqyah.

Menggunakan Daun Bidara

Cara meruqyah diri sendiri di rumah dengan menggunakan media lain, bisa memanfaatkan daun bidara. Seperti yang diriwayatkan Musli 3/47-48, Rasulullah bersabda, “ Mandikanlah dia 3, 5, atau 7 kali, atau lebih dari itu. Jika kalian memandang perlu, maka pergunakan air daun bidara,” ketika memandikan puterinya.

Rekomendasi