Kamis (17/9) lalu Vicky Prasetyo akhirnya dapat menghirup udara bebas. Hal ini karena penangguhan tahanannya dikabulkan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Selama dua bulan lebih Vicky Prasetyo berada di Rutan Salemba. Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari kasus yang menimpa Vicky Prasetyo. Mulai dari merasakan di penjara saat era pandemi COVID-19, hingga sulitnya bertemu anak-anak.
Namun meski harus berada di dalam jeruji besi, Vicky selalu menerima dan menyikapinya dengan bijak. Banyak perubahan yang terjadi pada dirinya. Berikut selengkapnya:
Advertisement
Sudah Dua Bulan
Terhitung Vicky sudah berada di Rutan Salemba kurang lebih 2 bulan 10 hari. Kini ia berharap kejadian yang menimpanya bisa menjadi evaluasi untuk lebih baik ke depannya.
“Ya Alhamdulillah sih udah 2 bulan 10 hari kemarin di Rutan Salemba. Sekarang udah lebih baik lah semoga ini bisa jadi evaluasi dalam diri kita untuk lebih baik ke depannya,” ujar Vicky Prasetyo di kawasan Jakarta Selatan belum lama ini.
Advertisement
Lebih Kurus
Instagram Vicky Prasetyo ©2020 Merdeka.com
Banyak yang bilang penampilan Vicky Prasetyo setelah keluar penjara lebih kurus. Mantan suami Angel Lelga pun membenarkannya.
“Turun sih 6 kilo malah jadi rasa bersyukur kita nggak perlu diet lagi akhirnya bisa seperti ini. Cuma memang kondisinya harus lebih menjaga kesehatan juga di tengah pandemi gini kan.
Advertisement
Rajin Olahraga
Instagram Vicky Prasetyo ©2020 Merdeka.com
Selama di dalam jeruji besi, Vicky mengaku jadi lebih rajin olahraga. Meski terlihat kurus, badannya tetap bugar karena olahraga yang ia jalani selama di dalam penjara.
“Terus di sana (penjara) rajin olahraga jadi bisa kejaga baik situasi dan apapun,” katanya.
Advertisement
Bukan Tanpa Alasan
Instagram Vicky Prasetyo ©2020 Merdeka.com
Bukan sengaja menurunkan berat badannya. Vicky Prasetyo mengaku berat badannya turun dengan sendirinya karena selama di dalam penjara tidak dipungkiri banyak hal yang dipikirkannya.
“Nggak (sengaja) menjaga juga sih cuma memang turun sendirinya ya nggak munafik lah namanya kita berpikir, berperasaan pasti dalam situasi seperti itu dipisahkan sama anak dan lain-lain,” pungkas Vicky Prasetyo.