Atta Halilintar Dituduh Merendahkan Keluarga, Ini Pesan dan Nasihat dari Sang Paman

Youtuber Atta Halilintar baru-baru ini kembali diperbincangkan publik. Bukan karena hubungannya dengan Aurel Hermansyah, melainkan sedang berseteru dengan pamannya, Febrian Amanda.

Dimas Putra Mandegani
Oleh Dimas Putra Mandegani - Reporter
Atta Halilintar Dituduh Merendahkan Keluarga, Ini Pesan dan Nasihat dari Sang Paman
Atta Halilintar /Instagram Atta Halilintar. ©2019 Merdeka.com

Youtuber Atta Halilintar baru-baru ini kembali diperbincangkan publik. Bukan karena hubungannya dengan Aurel Hermansyah, melainkan sedang berseteru dengan pamannya, Febrian Amanda.

Anak sulung dari 11 bersaudara ini dituding merendahkan keluarganya sendiri. Febrian lantas menegur atas sikap sang keponakan yang dianggap merendahkan. Ia berpesan agar sulung dari keluarga Gen Halilintar ini bisa menjaga sikap.

Dilansir dalam video di channel YouTube Indosiar yang tayang pada Senin (10/8), Febrian meminta Atta untuk lebih sopan dan menghargai keluarganya. Hal ini bermula dari sutradara dan pemain film Ashiap Man ini diwawancara Helmy Yahya di channel YouTube Helmy Yahya Bicara. Pria berusia 26 tahun ini menceritakan kondisi keluarganya sebelum menikah.

Kondisi Ekonomi Berbeda

Atta mengatakan jika ayah dan ibunya memiliki latar belakang finansial berbeda. Ibundanya, Lenggogeni Faruk, berasal dari keluarga kaya raya. Berbeda dengan sang ayah, Halilintar Anofial Asmid yang berada di kondisi sebaliknya.

"Dulu kakek, bapaknya mamaku berarti ya, kayak orang tingginya di bagian apoteker. Nah bapaknya papaku orang bawah. Gitu jadi mama ku orang ada," terang anak pertama dari keluarga Gen Halilintar itu.

Kekayaan Ibunda

Perbedaan kondisi perekonomian yang jauh antara ayah dan ibundanya terlihat dari gaya hidup. Saking kayanya, kamar mandi yang ada di rumah keluarga ibunya dilengkapi AC. Kondisi ini jauh berbeda dengan ayahnya yang hanya beralaskan tanah.

"Jadi kata mama, dia dari kecil kamar mandinya aja ber-AC. Kalau di sana kan pakai AC. Nah kalau ayah saya kebalikannya, tanah. Bawahnya tanah," papar Atta.

Puji Orang Tua

Walaupun begitu, Lenggogeni mencintai Asmid dengan tulus. Ia tak melihat kondisi ekonomi sang suami yang berada digaris kemiskinan. Atta memuji kepintaran orang tuanya yang merupakan peraih beasiswa UI. Di momen perkuliahan itulah yang mempertemukan Lenggogeni dan Asmid hingga akhirnya menikah.

"Tapi hebatnya Ayah saya ini bisa menaklukan mama saya dua-duanya beasiswa di UI. Papaku orang biasa banget jadi istilahnya kalau kata ayah tuh gak dipandang dari segi ekonomi, tapi dia dulu berprestasi juara main bowling, golf menang," terang Atta.

"Akhirnya dia dapet beasiswa di UI karena orang pinter dua-duanya nih. Ketemu di sana, pas mau ngajak nikah ditolak sama kakek disuruh kuliah dulu tapi papa mamaku tetep mau nikah. Akhirnya nikahnya tinggalnya di kost-an," sambungnya.

Paman Marah


Ternyata pernyataan Atta membuat sang paman geram. Febrian merasa apa yang diungkapkan Atta tak sesuai dengan kenyataan. Ia pun menasihati sang keponakan agar tidak merendahkan orang lain.

“Saya sebagai orang tua ingin menegur dan menasihati Atta Halilintar untuk menjaga lisannya, untuk rendah hati dan jangan merendahkan orang lain. Atta ada menyebutkan sesuatu yang berkaitan mengenai orang tua kami, dengan ayah saya yang tidak sesuai dengan fakta," jelas Febrian.

Beri Nasihat

Febrian lantas menasihati Atta agar menjadi orang yang rendah hati dan tidak sombong. Nasihat yang diberikan semata hanya untuk kebaikan Atta kelak.

"Oleh karena itu Atta jadilah dirimu yang humble, yang rendah hati walaupun kau sudah ada di suatu prestasi. Saya ingin memberikan nasihat sebagai orang tua jangan sekali-kali kita sombong, tetapi hargai orang lain terutama keluargamu terutama orang tuamu," tegasnya.

Rekomendasi