Menyantap Lezatnya Dayok Binatur, Makanan Asli Simalungun yang Penuh Makna

Selasa, 19 Mei 2020 17:38 Reporter : Fatimah Rahmawati
Menyantap Lezatnya Dayok Binatur, Makanan Asli Simalungun yang Penuh Makna Menyantap Lezatnya Dayok Binatur, Makanan Asli Simalungun yang Penuh Makna. budaya-indonesia.org ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Sumatera Utara memang terkenal memiliki warisan kuliner yang beragam. Mulai dari kuliner tradisional hingga modern. Seperti yang ada di Simalungun, ada satu kuliner tradisional yang menjadi legenda, yaitu Dayok Binatur.

Dayok Binatur merupakan makanan khas masyarakat Simalungun dan telah menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat Simalungun yang memiliki makna simbolik dalam pengolahannya hingga penyajiannya, dan ini dianggap sebagai makanan adat bagi masyarakat Simalungun.

1 dari 5 halaman

Terbuat dari Daging Ayam Jantan

menyantap lezatnya dayok binatur makanan asli simalungun yang penuh makna

Sumber: indonesia.go.id ©2020 Merdeka.com

Dilansir dari laman kebudayaan.kemdikbud.go.id, Dayok Binatur merupakan makanan adat terbuat dari daging ayam kampung jantan dengan menggunakan bumbu berupa perasan batang (holat) sejenis pohon, seperti pohon Sikkam yang disajikan pada acara adat masyarakat Simalungun.

Masyarakat Simalungun memilih ayam sebagai bahan dasar Dayok Binatur karena menganggap ayam memiliki sifat baik yang bisa diambil filosofisnya oleh manusia. Misalnya dalam hal mengerami telurnya, artinya rela menahan diri dan berpuasa demi mendapatkan tujuannya.

Ayam juga melindungi anaknya di dalam lindungan sayapnya dan disiplin di mana setiap subuh pada waktu yang sama selalu berkokok tanpa mengenal hari dan musim.

2 dari 5 halaman

Penyajian yang Unik

Disebut Binatur, karena dalam pembuatan masakan ini harus dilakukan dengan cermat, runut, dan teratur sejak proses pemotongan mengikuti alur anatomi ayam, sampai penghidangannya. Saat hendak dihidangkan, daging ayam disusun secara teratur di atas talam dan ditata menyerupai wujud ayam tersebut ketika masih hidup.

Setiap potongan pada Dayok Binatur disajikan dengan bentuk susunannya yaitu, pertama disusun sebagian potongan daging kecil-kecil yang disusun di piring, bagian depan ada kepala yang di sokong dengan tulang dada, bagian kiri dan kanannya sebelah pinggir diletakkan pangkal paha, kemudian paha, di samping paha diletakkan sayap yang sejajar dengannya, kemudian berikutnya ceker ayam, dan di bagian belakang adalah ekor.

Pada bagian tengah ada leher yang diikuti urutan kepala, lalu bagian tubuh ayam yang menghasilkan sel telur, dan ampela. Setiap potongan daging ayam ini harus di susun menurut adat.

3 dari 5 halaman

Makanan Raja

menyantap lezatnya dayok binatur makanan asli simalungun yang penuh makna

Sumber: beritahati.com ©2020 Merdeka.com

Dilansir dari laman indonesia.go.id, di zaman Kerajaan Simalungun dulu, kuliner satu ini disajikan hanya untuk raja-raja Simalungun dan kaum bangsawan. Kokinya juga harus laki-laki. Akan tetapi, seiring perkembangan zaman, makanan ini kini sudah bisa dinikmati oleh rakyat jelata. Dan perempuan pun sudah bisa meraciknya.

Pada zaman sekarang, Dayok Binatur sering disajikan pada acara-acara adat Simalungun, acara gereja dan acara penting keluarga.

4 dari 5 halaman

Memiliki Makna

Masih dilansir dari laman kebudayaan.kemdikbud.go.id, Dayok Binatur yang berupa potongan-potongan daging ayam yang tersaji dan tersusun secara aturan adat ini memiliki makna berupa petuah atau nasihat yang sangat berharga apabila diaplikasikan dalam kehidupan.

Tampilan Dayok Binatur yang tersaji dan tersusun secara teratur mengandung makna pengharapan yaitu suatu tanda kehidupan yang teratur, menyatu dan harmonis yang saling melengkapi satu dengan yang lainnya.

5 dari 5 halaman

Warisan Budaya Tak Benda

Makanan khas ini juga telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTB Indonesia) pada tahun 2016 melalui pengajuan yang dilakukan oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Aceh (BPNB Aceh).

[far]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini