Masayu Clara Ungkapkan Rencana Pernikahannya, Akan Digelar Selepas Lebaran
Merdeka.com - Aktris Tanah Air, Masayu Clara tampaknya kini sedang berbahagia. Pasalnya, wanita kelahiran 9 Oktober 1995 ini telah menggelar acara lamaran dengan sang kekasih, Qausar Harta Yudana pada 22 Februari 2022 yang lalu.
Belum lama ini, Masayu dan Qausar membeberkan rencana pernikahannya. Qausar menyebut pernikahannya akan digelar pada bulan Mei atau selepas lebaran.
"Kurang lebih minggu kedua atau ketiga. Abis lebaran lah. Kita dari dulu ngincer bulan syawal. Pasnya di bulan Mei. Akadnya Jumat," kata Qausar Harta Yudana saat ditemui di kawasan Tendean yang dikutip dari Liputan6.com.
Dalam kesempatan yang sama, Masayu menambahkan bahwa acara pernikahan tersebut rencananya akan digelar di dua kota yaitu di Aceh dan Jakarta.
"Di Aceh aja dua kali. Di Jakarta abis akad di Istiqlal, ada acara rangkaian adat lagi, adat Sunda. Besokannya adat Palembang. Di Aceh ada adat Aceh banget di rumah dan saudara, Aceh modern di daerah pantai Lampuu. Jatuhnya empat kali ya," timpal Masayu Clara.
Persiapan Pernikahan

©2022 Merdeka.com/ Instagram @masayuclara
Masayu juga mengatakan, beberapa persiapan menjelang acara pernikahannya sudah hampir selesai. Keduanya kini hanya tinggal memastikan hari dan tanggal yang tepat untuk menggelar acara pernikahan.
"Sudah 80 persen lah. Sudah rampung karena kita tentuin mau nikah kita siapin semuanya. Jadi pas udah nentuin, oke kita menikah bulan segini tanggal segini, langsung aku hubungin semua, WO dan vendor, minta tentuin dan di lock. Pas sekarang hampir 2 bulan tinggal santai," kata Masayu Clara.
Prawedding

©2022 Merdeka.com/ Instagram @masayuclara
Pasangan Masayu Clara dan Qausar Harta Yunanda kini sedang disibukkan dengan mempersiapkan sesi pemotretan untuk prewedding. Mereka juga akan mengusung konsep cukup unik dalam pemotretan tersebut.
"Kan adat Indonesia banyak karena sangat luas dengan adat berbeda-beda. Kita sering dapat karakter berbeda di FTV, jadi aku mikir kenapa kita nggak senengin aja semua daerah gitu dengan bikin prewed menggambarkan daerah masing-masing," papar Qausar.
"Nah itu ribet karena harus gonta-ganti baju adat, kita pengin kalau bisa dari Sabang sampai Marauke," timpal Masayu Clara.
(mdk/frd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya