Informasi Tentang Cuaca Hujan Akhir 2021 hingga Awal 2022
Merdeka.com - Informasi tentang cuaca hujan penting penting untuk terus diikuti karena berpengaruh terhadap kegiatan sehari-hari bahkan hingga kelangsungan bisnis seseorang. Mengetahui informasi tentang cuaca hujan membuat seseorang dapat mengambil keputusan yang tepat yang tidak merugikannya.
Cuaca hujan tampaknya memang seperti cuaca umum yang wajar. Namun hujan deras yang berlangsung berhari-hari dapat menyebabkan banjir yang berujung membahayakan nyawa seseorang atau merusak jadwal perjalanan serta acara tertentu.
Akhir tahun, terutama di bulan November dan Desember adalah bulan-bulan di mana hujan turun cukup sering sehingga mengubah beberapa kebiasaan seseorang. Sebelum merencanakan sesuatu seperti penyelenggaraan acara outdoor maupun lainnya, sebaiknya Anda melihat informasi tentang cuaca hujan akhir tahun 2021 hingga awal 2022, berikut ini:
Pembagian Musim di Indonesia
Sudah menjadi fakta umum bahwa Indonesia adalah negara tropis yang memiliki dua musim yakni musim kemarau dan musim hujan.
Tingginya tingkat tingkat keragaman cuaca dan iklim di berbagai wilayah di Indonesia disebabkan oleh karena letak geografisnya yang berada di antara Benua Asia dan Benua Australia, di antara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia, dilalui garis khatulistiwa, terdiri dari pulau dan kepulauan yang membujur dari barat ke timur, serta dikelilingi oleh luasnya lautan.
Selain itu, keragaman iklim dan cuaca ini juga dipengaruhi oleh fenomena global seperti El Niño Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD), fenomena regional, seperti sirkulasi angin monsun Asia-Australia, daerah pertemuan angin antar tropis atau Inter Tropical Convergence Zone (ITCZ), dan kondisi suhu permukaan laut sekitar wilayah Indonesia seperti yang dikutip dari Buku Prakiraan Musim Hujan 2021/2022, oleh BMKG.
Informasi Tentang Cuaca Hujan Akhir 2021 hingga Awal 2022

©2021 Merdeka.com
Menurut BMKG, distribusi curah hujan rata-rata bulanan di Indonesia dibagi menjadi dua kelompok yakni:
1. Daerah-daerah yang mempunyai batas yang jelas secara klimatologis antara periode musim hujan dan periode musim kemarau, yang selanjutnya disebut daerah Zona Musim ( ZOM ).
2. Daerah-daerah yang tidak mempunyai batas yang jelas secara klimatologis antara periode musim hujan dan musim kemarau, yang selanjutnya disebut daerah Non Zona Musim (Non ZOM).
Informasi prakiraan musim memiliki empat informasi penting meliputi awal musim, perbandingannya terhadap rata-rata selama 30 tahun, sifat hujan pada musim tersebut, dan puncak musim.

©2021 Merdeka.com
Prakiraan Musim Hujan 2021/2022 pada 342 Zona Musim (ZOM) di Indonesia menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah diprakirakan mengalami Awal Musim Hujan 2021/2022 pada kisaran bulan Oktober dan November 2021 sebanyak 232 ZOM atau 67,8% dari 342 ZOM.
Jika dibandingkan terhadap rata-ratanya selama 30 tahun (1981- 2010), awal musim hujan 2021/2022 di sebagian besar daerah yaitu 157 ZOM (45,9%) diprakirakan maju, sedangkan wilayah lainnya diprakirakan sama terhadap rata-ratanya 132 ZOM (38,6%) dan mundur terhadap rata-ratanya sebanyak 53 ZOM (15,5%).
Sifat Hujan selama Musim Hujan 2021/2022 di sebagian besar daerah yakni sebanyak 244 ZOM (71,4%) diprakirakan Normal, sedangkan wilayah lainnya Atas Normal sebanyak 88 ZOM (25,7%) dan diprakirakan Bawah Normal sebanyak 10 ZOM (2.9%).
Puncak Musim Hujan 2021/2022 di sebagian besar wilayah Zona Musim (ZOM) diprakirakan terjadi pada bulan Januari dan Februari 2022 sebanyak 244 ZOM (71,3%) seperti yang dilansir dari laman BMKG.
Persiapan untuk Cuaca Ekstrem
Sebelum Hujan Deras Menerjang
Tak hanya informasi tentang cuaca hujan saja yang penting, tapi juga cara kita mengantisipasinya. Melindungi bagian luar rumah adalah langkah pertama ketika mempersiapkan rumah untuk hujan lebat. Berjalan di sekitar luar dan tinjau area ini:
Selama Badai Parah
Begitu badai datang, tidak banyak yang bisa dilakukan saat hujan turun.
Setelah Hujan Berlalu
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya