Gejala Gangguan Sendi Rahang (TMD), Ketahui Cara Mengatasinya
Merdeka.com - Merasakan sakit pada bagian mulut pada saat mengunyah, berbicara atau bahkan pada saat mengunyah tentu sangat mengganggu. Biasanya, rasa tidak nyaman tersebut dikaitkan dengan sakit gigi.
Namun, tidak semua kondisi tersebut berkaitan dengan sakit gigi. Gangguan sendi rahang atau Temporomandibular Joint Disorder (TMD) dapat menjadi salah satu penyebabnya. Gangguan sendi rahang merupakan gangguan pada sendi temporomandibular. Sendi tersebut menghubungkan rahang bagian bawah ke rahang atas.
Belum dapat ditentukan secara pasti apa penyebab gangguan sendi rahang. Namun, beberapa ahli mengatakan bahwa gangguan sendi rahang dapat disebabkan oleh genetik, radang sendi, cedera pada rahang atau gabungan ketiganya.
Umumnya, rasa tidak nyaman dan sakit yang disebabkan gangguan sendi rahang tidak berlangsung lama dan dapat disembuhkan tanpa tindakan medis bedah. Tindakan bedah biasanya dilakukan apabila pengobatan tidak berhasil.
Gangguan sendi rahang tentu sangat mengganggu dan bahkan bisa menjadi parah. Untuk dapat mengobatinya sedini mungkin, berikut Merdeka.com telah merangkum beberapa gejala gangguan sendi rahang (TMD) dan cara mengatasinya:
Gejala Gangguan Sendi Rahang (TMD)
Sakit yang disebabkan oleh sendi rahang tidak hanya terdapat pada bagian mulut saja. Bagian kepala, mata dan telinga akan merasakan sakit apabila Anda menderita gangguan sendi rahang.
Berikut beberapa gejala gangguan sendi rahang (TMD) :
Gejala gangguan sendi rahang tersebut dapat dirasakan secara bersamaan maupun tidak.
Faktor Resiko
Faktor resiko yang akan memperparah gangguan sendi rahang adalah sebagai berikut:
Perawatan Gangguan Sendi Rahang
Terdapat tiga metode perawatan untuk mengobati gangguan sendi rahang. Perawatan tersebut secara berurutan adalah perawatan secara mandiri, secara medis, dan prosedur bedah.
Berikut perawatan mandiri untuk meredakan gejala gangguan sendi rahang:
- Kompres dingin di area sendi rahang. Hal ini dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri dan pembengkakan
- Konsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) yang dijual bebas, seperti paracetamol, ibuprofen, naproxen, dan aspirin
- Makan makanan lunak dan hindari mengunyah permen karet
- Pijat atau lakukan peregangan otot rahang dan leher secara lembut sesuai rekomendasi dokter atau terapis
- Terapkan teknik relaksasi untuk mengurangi dan mengendalikan stres
- Gunakan minyak esensial yang dapat mengurangi depresi dan kecemasan, seperti lavender dan chamomile
Pengobatan medis berikut perlu dilakukan apabila pengobatan mandiri yang telah disebutkan sebelumnya tidak efektif. Pengobatan medis tersebut seperti:
- Splinting gigi, untuk menjaga kesejajaran gigi dan mengurangi kebiasaan menggemeretakkan gigi
- Suntikan botulinum toxin (botox), untuk mengendurkan otot-otot rahang.
- Fisioterapi pada rahang, untuk memperkuat otot, meningkatkan fleksibilitas, dan rentang gerak
Dalam kasus yang parah, prosedur operasi pada rahang atau operasi gigi mungkin diperlukan, seperti:
- Artroskopi, untuk menghilangkan cairan dan kotoran dari sendi
- Bedah ortognatik atau operasi rahang, untuk memperbaiki struktur wajah dan rahang, serta meningkatkan fungsi rahang akibat gangguan sendi rahang
- Jika nyeri rahang tidak sembuh dengan metode lain, mungkin akan dilakukan operasi sendi terbuka atau arthrotomy, untuk memperbaiki atau mengganti sendi
Mencegah Gangguan Sendi Rahang
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, beberapa penyebab gangguan sendi rahang adalah tekanan pada sendi rahang dan radang sendi. Beberapa penyebab gangguan sendi rahang tersebut dapat dicegah dengan melakukan hal-hal berikut.
- Kurangi stres dan kecemasan atau kelola stres dengan cara yang tepat
- Hentikan kebiasaan menggemeretakkan gigi atau gunakan mouth guard untuk mengatasi bruxism
- Hentikan kebiasaan buruk pada gigi, misalnya menggigit bolpoin atau pensil
- Hindari aktivitas yang mengharuskan untuk membuka mulut lebar-lebar
- Jangan terlalu sering mengunyah permen karet
- Jangan menjepit ponsel dengan rahang saat melakukan panggilan
Demikian beberapa gejala gangguan sendi rahang berikut cara mengatasi dan pencegahannya. Ketahui lebih dini gejala gangguan sendi rahang tersebut agar tidak menjadi parah.
(mdk/amd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya