Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Fungsi AMDAL beserta Pengertian dan Manfaatnya bagi Masyarakat dan Lingkungan

Fungsi AMDAL beserta Pengertian dan Manfaatnya bagi Masyarakat dan Lingkungan Bea Cukai Jateng DIY mengunjungi lingkungan industri kecil hasil tembakau Kudus. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) atau Environmental Impact Assessment (EIA) merupakan alat pendukung keputusan lingkungan, yang memberikan informasi tentang kemungkinan dampak proyek pembangunan kepada mereka yang mengambil keputusan apakah proyek tersebut harus disahkan.

Definisi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) juga dituangkan dalam Pasal 1 angka (11) Undang Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup adalah kajian mengenai dampak penting suatu usaha dan / atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan.

Singkatnya AMDAL adalah salah satu dari sejumlah instrumen yang ditempuh untuk mencapai dan mempertahankan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development). Dalam membangun suatu proyek seperti industri, kemungkinan untuk mencemari lingkungan dan kesehatan masyarakat di sekitarnya maupun pekerja industri itu sendiri perlu ditelisik dan dicegah dengan perencanaan AMDAL ini.

Berikut selengkapnya merdeka.com merangkum fungsi AMDAL beserta manfaatnya yang penting diketahui:

Tujuan AMDAL

UNEP mendefinisikan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) sebagai alat yang digunakan untuk mengidentifikasi dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi dari suatu proyek sebelum pengambilan keputusan. 

Ini bertujuan untuk memprediksi dampak lingkungan pada tahap awal dalam perencanaan dan desain proyek, menemukan cara dan sarana untuk mengurangi dampak buruk, membentuk proyek agar sesuai dengan lingkungan lokal dan menyajikan prediksi dan pilihan kepada pembuat keputusan. 

Dengan menggunakan AMDAL, manfaat lingkungan dan ekonomi dapat dicapai, seperti pengurangan biaya dan waktu pelaksanaan dan desain proyek, menghindari biaya perawatan/pembersihan dan dampak hukum dan peraturan.

Tujuan dari AMDAL adalah untuk menentukan potensi dampak lingkungan, sosial, dan kesehatan dari pembangunan yang diusulkan, sehingga mereka yang mengambil keputusan dalam mengembangkan proyek dan dalam otorisasi proyek diinformasikan tentang kemungkinan konsekuensi dari keputusan mereka sebelum mereka mengambil keputusan-keputusan tersebut dan dengan demikian lebih akuntabel. 

AMDAL tertuang dalam The National Environmental Policy Act 0f 1969” (NEPA 1969) sebagai sebuah aturan pengelolaan lingkungan pertama di dunia memiliki pengaruh ke sistem hukum lingkungan di berbagai belahan dunia dan tentu saja Indonesia.

Fungsi AMDAL

Fungsi AMDAL sangat esensial untuk izin pelaksanaan proyek, AMDAL yang ditaati dan ditepati akan menjamin keamanan lingkungan dan masyarakat. Berikut di antaranya fungsi AMDAL yang penting diketahui mengutip dari Jurnal Ilmiah Hukum Dirgantara, Fakultas Hukum Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma:

1. Sebagai bahan pertimbangan untuk perencanaan pembangunan suatu wilayah.

2. Untuk membantu dalam proses pengambilan keputusan atas kelayakan sebuah lingkungan hidup dari rencana usaha atau kegiatan tertentu.

3. Membantu memberikan masukan dalam rangka menyusun sebuah rancangan yang terperinci dari suatu rencana usaha atau kegiatan.

4. Membantu memberikan masukan dalam suatu proses penyusunan rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup.

5. Membantu memberikan informasi terhadap masyarakat tentang dampak-dampak yang mungkin ditimbulkan dari suatu rencana usaha dan atau kegiatan.

6. Sebagai rekomendasi utama untuk sebuah izin usaha

7. Sebagai Scientific Document dan Legal Document

8. Sebagai izin kelayakan lingkungan.

Manfaat AMDAL

Ada pun manfaat AMDAL setelah diterapkan, yakni sebagai berikut:

1. Membantu proses perencanaan untuk mencegah pencemaran dan kerusakan yang terjadi pada lingkungan.

2. Membantu mencegah konflik yang terjadi dengan masyarakat terhadap dampak kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh kegiatan atau usaha.

3. Menjaga agar proses pembangunan berjalan sesuai dengan prinsip pembangunan yang berkelanjutan.

4. Membantu mewujudkan pemerintahan yang bertanggungjawab dalam hal pengelolaan lingkungan hidup

5. Membantu membuat usaha dan kegiatan menjadi lebih terjamin dan aman.

6. Dapat dijadikan sebagai referensi untuk pengajuan kredit atau utang usaha di bank

7. Dapat dijadikan sarana dalam membantu interaksi dengan masyarakat sekitar sebagai bukti dari ketaatan terhadap hukum

8. Dapat menjelaskan kepada masyarakat mengenai dampak yang terjadi ke depannya setelah usaha atau kegiatan tersebut dijalankan.

9. Masyarakat bisa ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan suatu kegiatan dan mengontrol kegiatan tersebut.

10. Masyarakat dapat ikut terlibat dalam proses pengambilan keputusan yang akan berpengaruh pada lingkungan tempat tinggalnya

Demikian pengertian, fungsi AMDAL, beserta manfaatnya untuk dikritisi dalam melaksanakan proyek maupun mengamatinya.

(mdk/amd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP