Advertisement
Ia berbagi cerita tentang kedekatan dan jasa besar ART selama bekerja bekerja bersamanya.
Kehilangan orang yang dicintai secara mendadak memang sangat sulit diterima, terutama jika kepergian tersebut terjadi tanpa diduga. Kesedihan yang mendalam ini hanya bisa dipahami oleh mereka yang pernah mengalaminya.
Inilah yang dirasakan oleh seorang wanita yang mencurahkan rasa kehilangan mendalam setelah asisten rumah tangganya (ART) dinyatakan meninggal dunia. Dalam unggahan yang dibagikan oleh pemilik akun TikTok @katmeowing baru-baru ini, ia juga berbagi cerita tentang kedekatan dan jasa besar ART selama bekerja bersamanya.
Curhatan yang penuh dengan kenangan dan rasa duka ini sontak menyentuh hati warganet, membuat banyak orang ikut merasakan kesedihan yang mendalam.
Berikut adalah ulasan selengkapnya.
Advertisement
Kisah ini dibagikan oleh pemilik akun bernama Maria dalam beberapa slide foto. Di foto pertama, ia memperlihatkan seorang wanita yang dikenal sebagai asisten rumah tangga (ART) bernama Ibu Mureti.
Dalam keterangan foto tersebut, Maria menjelaskan bahwa Ibu Mureti bekerja dengan keluarganya mulai dari tahun 2010 hingga 2022. Bahkan, ia tetap bekerja saat orang tuanya bercerai dan pindah rumah sebanyak empat kali.
"Ini ART di rumahku, namanya Mbak Mureti. Dia sudah ikut keluargaku dari tahun 2010 sampai tahun 2022. Bahkan dari ortuku masih bareng sampai pisah, dia setia ikut ibuku bahkan ketika pindah rumah 4x," tulisnya dalam keterangan foto.
Advertisement
Maria menjelaskan betapa baiknya sosok Ibu Mureti baginya. Bahkan, ART tersebut sudah menganggap Maria dan kakaknya sebagai anak kandungnya sendiri, mengingat anak kandung Mureti telah meninggal dan ia tidak memiliki siapa-siapa lagi.
Ada momen ketika Ibu Mureti bersama keluarga Maria mengantarkan sang kakak ke bandara untuk melanjutkan studi S2. Foto tersebut menjadi satu-satunya foto kebersamaan mereka. Ibu Mureti juga merasa bangga dengan pencapaian kakak Maria itu.
Advertisement
Tak hanya baik, Ibu Mureti adalah pribadi yang lucu, sehingga ia memiliki banyak teman di sekitar komplek rumah. Namun, ia selalu sedih ketika mengingat anak kandungnya yang telah meninggal.
Ibu Mureti pernah dikeluarkan dari rumah karena ibu Maria tidak bisa menggajinya lagi. Namun, beberapa hari kemudian, Ibu Mureti kembali ke rumah dan meminta untuk tinggal di sana. Hal tersebut diterima oleh sang ibu, dan sejak itu ia tidak diminta untuk melakukan pekerjaan rumah lagi.
Selain itu, Ibu Mureti juga dikenal sebagai sosok yang suka jajan, seperti ayam goreng hingga roti abon. Bahkan, ia pernah menitipkan uang kepada Maria untuk membelikan jajan, tetapi uang tersebut selalu ditolak dan Maria tetap membelikannya.
Uniknya, jajanan yang dibeli sering sekali ia bagi kepada anjing di rumah tersebut yang bernama Lula.
"Dia suka banget jajan!!! Selalu minta dibelikan fried chicken atau roti abon. Dia ngasih uang ke aku buat titip beliin, tapi aku tak pernah terima uangnya dan aku beliin aja buat dia. Dan setiap jajan dia selalu bagi makanannya sama anjing aku, Lula," terangnya.
Advertisement
Advertisement
Pada tahun 2022, Ibu Mureti memutuskan untuk meninggalkan rumah tersebut karena diketahui terkena penyakit jantung. Ia kembali ke kampung halaman dan tinggal di rumah keponakannya.
Saat pulang, wanita ini tidak terlalu sedih karena mengira Ibu Mureti akan kembali lagi ke rumah, dan berniat mentraktir makanan saat kembali.
"Akhirnya dia memilih untuk tinggal sama keponakannya, tapi ternyata dia sempat jatuh dan ketahuan ada sakit jantung dan dia kembali ke kampung. Pas dia pulang aku cuma bilang makasih dan nepuk pundaknya. Aku berpikir nanti pasti dia balik ke rumah lagi dan aku bisa traktir dia makan steak dekat rumah,"
ungkapnya.
Advertisement
Tidak disangka, pertemuan tersebut menjadi hari terakhir dirinya bertemu dengan Ibu Mureti. Ya, Maria mendapat kabar jika ibu Mureti dinyatakan meninggal dunia.
Kabar duka tersebut membuatnya merasa sedih dan tidak menyangka apakah hal tersebut benar terjadi. Di akhir kalimat, wanita ini berharap agar Ibu Mureti bahagia dan bertemu dengan anak kandungnya di Surga. Maria merasa menyesal karena dirinya masih belum bisa membalas kebaikan ART nya itu.
"Sampai sekarang aku masih suka kepikiran dan bahkan kebawa mimpi. Is she really happy there? Semoga Mbak Mureti sudah ketemu lagi sama anaknya. Aku cuma sedih karena di akhir hidupnya, dia kepikiran sama rumah dia yang digadai sama keponakannya. Penyesalanku adalah aku belum bisa bales kebaikan dia," tulisnya.
Advertisement
Saat ditelusuri lebih jauh, ternyata Maria juga membagikan kisah pilu tersebut dalam eulogi yang dipublikasikan di situs web mcthrn.medium.com. Di sana, Maria menuliskan secara detail tentang kebersamaannya dengan Ibu Mureti dalam bahasa Inggris. Maria mengakui bahwa eulogi tersebut didedikasikan untuk ART tercintanya.
Advertisement
Tak lama, unggahan tersebut menjadi viral hingga dibanjiri beragam komentar warganet. Tak sedikit dari mereka yang juga turut sedih usai melihat unggahan yang dibagikan Maria itu.
"Aku ga bsa berkata2 kak, sedih rasanya kyk menyatu dengan crita kakak, rasa sayang yang begitu besar sudah merubah seseorang yg dulunya bukan siapa2 menjadi keluarga sendiri 🥲" tulis warganet dalam kolom komentar.
"sedih bgt 😔 semoga ibu mureti damai & bahagia di sisi Tuhan ✨" komentar warganet.
"YA ALLAH SEDIHH BANGET😭🥺🥺" komentar warganet lainya.
"aaaaaaa sedihhhh😭😭😭😭" komentar warganet lainnya.
@katmeowing