Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Berkunjung ke Danau Kaco, Objek Wisata Tersembunyi di Hutan Hujan Tropis Jambi

Berkunjung ke Danau Kaco, Objek Wisata Tersembunyi di Hutan Hujan Tropis Jambi Danau Kaco. ©2023 Merdeka.com

Merdeka.com - Jambi merupakan salah satu provinsi yang terletak di Pulau Sumatra. Daerah ini mempunyai deretan objek wisata yang menarik untuk dikunjungi saat liburan tiba. Salah satu objek wisata tersebut adalah Danau Kaco.

Terletak di Kecamatan Gunung Raya, tepatnya dekat perbatasan Provinsi Bengkulu, objek wisata Danau Kaco rupanya harus dicapai dengan sedikit perjuangan karena letaknya yang berada di tengah hutan hujan tropis. Luas danau itu terbilang kecil, hanya 90 meter persegi saja.

Bagi para wisatawan yang ingin ke Danau Kaco, harus menempuh perjalanan selama 10 jam menggunakan mobil pribadi atau mobil sewaan karena angkutan umum belum ada tujuan ke kawasan objek wisata tersebut.

Penasaran dengan keindahan Danau Kaco? Simak ulasannya yang dihimpun dari beberapa sumber berikut ini.

Liburan Bertema Petualang

danau kaco

Danau Kaco (Dok: indonesia.go.id) ©2023 Merdeka.com

Untuk mencapai Danau Kaco membutuhkan sedikit perjuangan. Di mana Anda harus melakukan perjalanan ke Sungai Penuh. Namun selama di jalan, Anda akan disuguhkan pemandangan hijau persawahan yang ditanami padi payo khas Kerinci yang sangat memanjakan mata.

Kemudian, selama perjalanan Anda akan melewati beberapa titik jalan mulus yang berkelok-kelok sembari menyusuri kaki pegunungan Bukit Barisan. Meskipun akan melewati trek perjalanan yang panjang, namun akan tidak terasa karena Anda akan melihat pemandangan yang indah selama perjalanan.

Tak perlu khawatir jika Anda tiba di Sungai Penuh pada malam hari, karena di sekitar lokasi terdapat tempat penginapan untuk beristirahat. Di situ Anda bisa istirahat sejenak setelah menempuh perjalanan panjang. Barulah, keesokan harinya Anda bisa melanjutkan perjalanan kembali ke Danau Kaco.

Terdapat Tugu Sejarah

danau kaco

Danau Kaco (Dok: jadesta.kemenparekraf.go.id) ©2023 Merdeka.com

Apabila sudah tiba di kawasan objek wisata Danau Kaco, Anda akan bertemu dengan jalanan yang sudah tidak lagi beraspal. Hanya terdapat jalan berbatuan dan dikombinasi dengan jalanan yang menanjak. 

Mengutip dari indonesia.go.id, saat memasuki gerbang masuk Danau Kaco, tepat di seberangnya ada sebuah tugu benteng yang masih berdiri. Tugu itu untuk memperingati perjuangan rakyat Kerinci yang dipimpin Depati Parbo melawan penjajah Belanda sekitar tahun 1903 silam.

Tepat di bagian atas tugu setinggi 10 meter itu ada replika senjata mirip keris yang dulu sempat rusak akibat guncangan gempa Sumatra pada tahun 2009 silam.

Berada di Ketinggian 1.289 Mdpl

danau kaco

Danau Kaco (Dok: liputan6.com) ©2023 Merdeka.com

Danau Kaco sudah sepantasnya disebut "hidden gem" Jambi. Pasalnya untuk mencapai danau harus berjalan kaki sejauh 8 kilometer. Lokasi Danau Kaco pun rupanya berada di ketinggian 1.289 mdpl, sehingga para wisatawan harus berjuang untuk mencapai lokasi.

Selama berjalan, Anda akan disambut dengan suara air terjun Seluang Besisik yang airnya cukup deras. Keunikan dari Danau Kaco adalah permukaan air danau yang sangat bening seperti kaca.

Warna air danau ini adalah sian (cyan) atau biru kehijau-hijauan mirip permukaan air laut. Apabila malam tiba, jika ada sinar rembulan menyoroti permukaan danau, maka airnya akan bercahaya dan lingkungan sekitar menjadi terang benderang. Pengalaman ini tidak Anda temukan di manapun, kecuali di Danau Kaco yang satu ini.

(mdk/adj)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP