Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bandar Narkoba Tewas saat Ditangkap di Medan, Begini Kronologinya

Bandar Narkoba Tewas saat Ditangkap di Medan, Begini Kronologinya Bandar Narkoba Tewas Saat Ditangkap di Medan, Begini Kronologinya. Liputan6.com ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan menembak mati terduga bandar narkoba bernama Iwan alias Nasib (40) warga Jalan KL Yos Sudarso, Gang Mapo, Kota Medan. Dari tangan Nasib polisi menyita barang bukti berupa satu bungkus plastik klip yang berisi sabu seberat 20,91 gram dan sebilah pisau besi.

Melansir dari Liputan6.com (14/11), berdasarkan keterangan Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Faisal RH, yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, awalnya personel Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan mendapatkan informasi dari masyarakat adanya peredaran narkoba jenis sabu di lokasi tersebut.

Pelaku Melakukan Perlawanan

Pada saat tiba di lokasi rumah terduga bandar narkoba, personel melihat seorang laki-laki di dalam rumah yang membuang sebuah plastik dari jendela kamar dan langsung melarikan diri. Personel polisi pun akhirnya mengamankan plastik yang dibuang oleh laki-laki tersebut. Selanjutnya personel melakukan pengejaran terhadap laki-laki yang diketahui bernama Iwan alias Nasib.

"Ketika personel Bripka Rudi Simamora melakukan pengejaran, Nasib melakukan perlawanan. Dia melukai petugas dengan pisau lipat, dan mencoba merebut senjata api petugas yang terselip di pinggang," terang Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi.

Kemudian, Bripka Rudi Simamora berupaya mengamankan senjata api miliknya, namun pelaku terus melakukan perlawanan. Akhirnya setelah saling tarik-tarikan, senjata api miliki Bripka Rudi Simamora meletus hingga melukai Iwan.

Sempat Dibawa ke Rumah Sakit

 

Setelah terjadi penembakan tersebut, Iwan sempat dibawa ke Rumah Sakit Mitra Medika Marelan oleh keluarganya untuk penanganan lebih lanjut. Namun, setelah ditangani oleh tim medis, Iwan dinyatakan meninggal pada pukul 11.40 WIB.

Kombes Pol Hadi Wahyudi juga menyampaikan bahwa sebelum dilakukan penangkapan terhadap Iwan, sudah ada empat orang pelaku yang ditangkap di lokasi yang sama. Penangkapan Iwan ini bagian dari hasil pengembangan penyidik.

"Yang bersangkutan sudah menjadi target operasi polisi, dan merupakan salah satu bandar narkoba di daerah Belawan," tambahnya.

Tidak Mengetahui Sebabnya

Setelah terduga bandar narkoba bernama Iwan dinyatakan meninggal, jenazahnya telah dipindahkan ke RS Bhayangkara Polda Sumut. Di lokasi tersebut, anak kandungnya, mengaku sedang membeli rokok di belakang rumah.

"Tidak berapa lama, tiba-tiba ada suara tembakan, kupikir entah apa, rupanya ayahku sudah kena tembak di bagian leher, bercucuran darah," kata anak kandungnya yang bernama Rian.

Pada saat ditanya, Rian tidak mengetahui kenapa ayahnya ditembak.

"Enggak tahu, lah. Kejadiannya sekitar pukul 09.00 WIB" tambahnya.

Rian mengetahui jika ada personel kepolisian datang yang berjumlah 3 orang. Tetapi ia tidak mengetahui alasan polisi tersebut datang. Disinggung soal dugaan narkoba, Rian mengaku jika ayahnya sudah berhenti berurusan dengan narkoba selama satu tahun terakhir.

(mdk/adj)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP