Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

55 Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat dalam Masing-masing Kategori, Mudah Dipahami

55 Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat dalam Masing-masing Kategori, Mudah Dipahami ilustrasi buku. ©2022 Merdeka.com/pixabay

Merdeka.com - Dalam Bahasa Indonesia dikenal istilah kalimat majemuk. Kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri dari beberapa klausa bebas. Kalimat majemuk merupakan kalimat turunan yang terbentuk dari dua atau lebih klausa yang dihubungkan dengan sebuah konektor dan dengan pola intonasi akhir tertentu.

Menurut Putrayasa (2007:55), kalimat majemuk dibedakan menjadi tiga bagian besar, yaitu kalimat majemuk setara, kalimat majemuk rapatan, kalimat majemuk bertingkat. Kalimat majemuk bertingkat adalah kalimat majemuk yang salah satu klausanya bergantung pada klausa yang lain.

Berikut kumpulan contoh kalimat majemuk bertingkat yang mudah dipahami melansir dari laman bola.com:

Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Waktu

1. Ayahku pulang dari Jakarta saat malam hari tiba.

2. Ibuku memintaku untuk cepat pulang sebelum hujan turun.

3. Hidupnya telah berubah secara dramatis sejak ia menjadi pengedar narkoba dan pecandu.

4. Dia sudah meninggalkan rumahnya sebelum fajar menyingsing.

5. Dia sering menangis ketika teringat ibunya yang tidak pernah pulang.

Selain itu, berikut contoh kalimat majemuk lainnya:

Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Tujuan

1. Warga bekerja sama membersihkan selokan dan halaman rumah agar nyamuk tidak berkembang biak.

2. Kakak menambahkan aksesoris di rambutnya agar terkesan lebih anggun.

3. Ibu membawakannya payung agar ia tidak kehujanan.

4. Ayah menambahkan gula ke kopinya supaya terasa lebih manis.

5. Siwi mencuci tas sekolahnya supaya terlihat bersih.

Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Syarat

1. Ayah ingin membeli mobil baru jika ayah dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi.

2. Kita akan mengalami kerugian besar apabila produk kita gagal di pasaran.

3. Ibu tidak semarah itu seandainya ia meminta maaf.

4. Tidak ada barang yang ketinggalan asalkan kau menyusunnya dengan teliti.

5. Semua pekerjaan itu selesai dalam sekejap asalkan semua orang bergotong royong mengerjakannya.

 Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan

  • Kalimat majemuk bertingkat hubungan perumpamaan/perbandingan
  • 1. Berdiam diri lebih baik daripada bergosip membicarakan orang lain.

    2. Setiap hari dua bersaudara itu bertengkar ibarat anjing dan kucing.

    3. Ayu sangat mirip dengan ibunya seperti pinang dibelah dua.

    4. Semangatnya menyala-nyala laksana kobaran api.

    5. Sifat saudara kembar itu sangat berbeda bagaikan bumi dan langit.

    puisi

    ©Unsplash

    Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat Sebab Akibat

    1. Beberapa hari terakhir gelombang besar menghantam perahu nelayan sehingga mereka tidak berani melaut.

    2. Kakak bermain games sampai larut malam sehingga kakak sering tertidur di kelas.

    3. Ayu adalah anak tunggal di keluarganya, oleh karena itu ia sangat dimanja orangtuanya.

    4. Lingkungan yang kotor menyebabkan terjangkitnya banyak penyakit, oleh karena itu kita harus menjaga kebersihan.

    5. Banyak anak sekolah yang menjadi pecandu narkoba, oleh karena itu tugas kita semua untuk memeranginya

    Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Pertentangan/Perlawanan

    1. Setiap hari ia terlambat masuk sekolah padahal jarak rumahnya hanya sejengkal.

    2. BMG meramalkan hari ini hujan lebat, kenyataannya sepanjang hari ini panas menyengat.

    3. Polisi merupakan aparat pengayom bagi masyarakat, faktanya di lapangan beberapa oknum melakukan pemerasan.

    4. Konglomerat itu hidup sederhana padahal ia bergelimpangan harta.

    5. Pihak kelurahan itu mengatakan mengurus KTP cukup satu hari, kenyataannya sudah seminggu KTP-ku belum ada kabar beritanya.

    Contoh kalimat majemuk di atas, dapat diterapkan dalam sehari-hari.

    Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Cara

    1. Pencuri masuk ke rumah mewah itu dengan mengendap-endap.

    2. Dinding kamarku kotor berantakan karena adik mencoretnya dengan crayon.

    3. Menghadapi terjangan air laut, penduduk menahan tanggul dengan karung yang diisi pasir.

    4. Pesta pernikahannya dirayakan dengan megah dan mewah.

    5. Berjam-jam guru itu memeriksa hasil ulangan muridnya dengan teliti.

    Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Penjelas

    1. Akbar Risuddin adalah bayi terbesar yang lahir di Sumut bahkan terbesar di Indonesia.

    2. Kepala sekolah mengumumkan bahwa tahun ini seluruh siswa lulus ujian negara.

    3. Surat edaran kelurahan memberitahukan bahwa minggu depan seluruh warga ikut kerja bakti di lingkungan masing-masing.

    4. Ayah memberi kabar bahwa tahun depan ayah akan pensiun dini.

    5. Pemuda itu mengatakan bahwa di perempatan lampu merah sana terjadi kecelakaan.

    Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Atributif

    1. Pemenang lomba matematika tingkat kabupaten minggu lalu adalah gadis yang memakai kacamata tebal itu.

    2. Petani menyemaikan bibit unggul yang diberikan pemerintah bulan lalu.

    3. Para orang tua sibuk merias anak-anaknya yang mengikuti karnaval batik tadi sore.

    4. Orang yang mondar-mandir di depan rumah pak RT tadi sedang mencari alamat.

    5. Pak satpam memarahi anak yang membuang sampah di depan pagar rumah itu.

    Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Pengandaian

    1. Hatinya sedih pilu seolah-olah diiris sebilah bambu.

    2. Hidupnya hancur berantakan seolah-olah dunia sudah kiamat.

    3. Anak kecil itu mengangguk-angguk seolah-olah ia mengerti apa yang dikatakan ibunya.

    4. Setelah peristiwa kemarin itu, ia diam seribu bahasa seolah-olah tak terjadi apa pun.

    5. Sejak kematian kedua orang tuanya, seakan-akan hidupnya telah terengut dari dunia ini.

    Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Konsesif

    1. Malam itu ia tetap pergi, walaupun ibu sudah melarangnya.

    2. Banyak pegguna jalan yang menyeberang sembarangan, meskipun sudah dibangun jembatan penyeberangan.

    3. Orang tua itu tidak mau mengungsi biarpun badai sudah memporak-porandakan tempat tinggalnya.

    4. Ia tetap berjuang untuk sembuh, kendatipun dokter mengatakan sudah tidak ada harapan lagi.

    5. Amir mengganti kerugian pedagang itu sungguhpun ia tak tahu apa yang terjadi.

    Berikut di atas adalah contoh kalimat majemuk yang bisa diterapkan dalam penulisan sehari-hari.

    (mdk/amd)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP