Sukseskan Program Filanesia, CLEAR dan PSSI Bakal Roadshow ke 20 Kota di Indonesia
Merdeka.com - CLEAR bekerjasama dengan PSSI mendukung penuh pelaksanaan Filosofi Sepakbola lndonesia (Filanesia). Kolaborasi guna mendukung #lndonesiaSikatPialaDunia ini diwujudkan melalui pencarian bakat dan pembinaan yang tersusun untuk bisa berlaga di Piala Dunia nantinya.
Seperti diketahui pula, PSSI telah menelurkan program kurikulum pendidikan sepakbola tanah air yang dirangkum dalam satu buku pedoman, Filosofi Sepakbola Indonesia (Filanesia). Filosofi ini akan memberikan panduan dalam hal lingkup sepak bola, seperti penjenjangan latihan berdasarkan usia, pengembangan teknik pemain, dan ciri-ciri bermain di lapangan.
Kurikulum Pembinaan Sepak Bola Indonesia ini bukan untuk menyeragamkan taktik setiap klub, namun ini akan menjadi ciri pemain Indonesia di pentas Internasional. Lebih dalam, di dalam buku ini dikelompokkan beberapa fase latihan berdasarkan kelompok umur. Untuk anak-anak usia 6 sampai 9 tahun disebut sebagai fase pengenalan, lalu fase pengembangan skill di rentang usia 10 sampai 13 tahun, lalu terakhir ada rentang usia 14 sampai 17 tahun yang merupakan fase permainan.
Program Filanesia ini mendapat dukungan penuh dari CLEAR. Untuk mengaplikasikan program, CLEAR dan PSSI akan melakukan roadshow ke 20 kota di Indonesia yang rencananya akan dimulai bulan Agustus 2019 mendatang.
"Kita akan keliling ke beberapa provinsi di Indonesia untuk menggalakkan program Filanesia, di mana CLEAR juga merupakan bagian dari program tersebut," kata Ratu Tisha Destria selaku Sekretaris Jenderal PSSI.
©2019 Merdeka.com
Lebih lanjut Ratu Tisha mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan CLEAR untuk memajukan sepakbola tanah air dan mewujudkan mimpi timnas berlaga di Piala Dunia.
Ratu Tisha mengungkapkan mimpi bermain di Piala Dunia sudah menjadi target jangka panjang Tim Nasional Indonesia sejak lama.
"Selama beberapa tahun terakhir PSSI telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mendukung #IndonesiaSikatPialaDunia, seperti pendidikan untuk pelatih, pendidikan wasit, program pengembangan pemain muda, hingga kompetisi usia dini.
"Dengan adanya kolaborasi bersama CLEAR melalui Filanesia untuk mendukung program pengembangan sepakbola tanah air, kami berharap ke depannya Filanesia dapat berkembang dan memberikan pemain-pemain muda berkualitas bagi lndonesia," tutur Ratu Tisha Destria.
Sejak 2018, CLEAR, Shampo Anti Ketombe No.1 di Indonesia menjadi shampo resmi tim nasional PSSI. Sejak itu pula, CLEAR mendampingi langkah timnas lndonesia di berbagai ajang. Mulai dari Piala AFF, SEA Games, Asian Games, Piala Asia U-16, Piala Asia U-19, Kualifikasi Piala Asia U-23, hingga semua pertandingan tim nasional senior.
Essy Prita Cinta selaku Senior Brand Manager CLEAR, PT Unilever Indonesia Tbk., mengatakan komitmen CLEAR terhadap kemajuan sepakbola Indonesia tidak perlu diragukan lagi. Dari tahun ke tahun, mimpi masyarakat sama, yaitu Indonesia #SikatHabisPialaDunia, yang merupakan ajang sepakbola paling bergengsi di dunia.
"Dengan kerja sama yang lebih besar di tahun ini bersama PSSI, CLEAR percaya tahun ini adalah tahun yang tepat untuk sepakbola Indonesia berani bermimpi lebih tinggi dan mewujudkannya bersama-sama," ujar Essy Prita Cinta
Luncurkan Produk Hasil Packaging Daur Ulang
©2019 Merdeka.com
Dukungan nyata CLEAR untuk kemajuan sepakbola tanah air juga diwujudkan lewat peluncuran produk dengan packaging hasil daur ulang dan ubah botol plastik menjadi 10.000 bola plastik. Nantinya 10.000 bola plastik ini akan disebarkan ke berbagai penjuru Indonesia untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Indonesia. Lokasi penyebarannya juga termasuk daerah terdampak bencana alam seperti Palu, Donggala, dan Lombok, agar mimpi serta hak mereka untuk menjadi pemain sepakbola terpenuhi.
Sejalan dengan program pelestarian lingkungan, CLEAR membuat botol shampo dengan komposisi 25 persen menggunakan materi daur ulang (recycle), serta mengubah kemasan botol shampo menjadi bola sepak.
"Penyebaran Bola Plastik adalah aksi nyata kreatif hasil kerjasama CLEAR Bersama PSSI. Untuk ukuran, CLEAR berkonsultasi dengan PSSI agar bola plastik ini bisa menyerupai bola karet yang digunakan di pertandingan resmi," tutur Dave Shaw.Randy Juliansyah, pemain timnas Indonesia U-18, mengungkapkan rasa terima kasih atas kepedulian yang diperlihatkan CLEAR.
©2019 Merdeka.com
"Saya teringat masa kecil saya ketika bola menjadi salah satu barang 'mahal' sekaligus paling dicari anak-anak sebagai hiburan di waktu senggang. Biasanya anak yang memiliki bola otomatis punya teman paling banyak! Karena tanpa bola, tidak mungkin ada permainan sepakbola," ujar Rendy Juliansyah.
Essy Prita Cinta menambahkan bola sangat berarti dalam memberikan fondasi bermain sepakbola yang baik dan benar.
"Mengingat kondisi geografis indonesia yang sangat luas, dengan latar belakang budaya serta ekonomi yang beragam. Tidak semua anak memiliki bola, padahal mereka punya cita-cita yang sama tingginya,” ucap Essy Prita.
Lebih lanjut Essy Prita Cinta mengungkapkan bahwa Komitmen CLEAR dalam mendukung sepakbola Indonesia telah dilakukan sejak tahun 2011 bersama Tim Nasional Indonesia. Melalui kampanye Ayo! Indonesia Bisa, CLEAR mendukung timnas mulai dari SEA Games hingga Asian Games dengan melakukan co-training, coaching & scouting dengan Manchester United, Kualifikasi Piala Asia U-19, dan Piala Asia U-23.
Dia pun berharap seluruh serangkaian kegiatan yang dilakukan CLEAR dapat membangkitkan semangat bakat bakat muda sepakbola Indonesia untuk tetap bergerak positif dan mewujudkan mimpi mereka," tutup Essy.
(mdk/aki)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya