Perburuan Top Skorer BRI Liga 1: Ilija Spasojevic Dikepung Sederet Bomber Asing

Perburuan Top Skorer BRI Liga 1: Ilija Spasojevic Dikepung Sederet Bomber Asing

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Perburuan Top Skorer BRI Liga 1: Ilija Spasojevic Dikepung Sederet Bomber Asing
Bali United - Ilija Spasojevic (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Selain persaingan sengit perburuan trofi juara, BRI Liga 1 juga diwarnai adu tajam para penyerang untuk mengintip peluang menjadi top skorer.

Sampai pekan ke-20, striker naturalisasi Bali United, Ilija Spasojevic, bertengger di puncak daftar pencetak gol terbanyak musim ini dengan koleksi 14 gol dari 20 laga bersama Bali United.

Peluang Spaso jadi top skorer BRI Liga 1, panggilan akrabnya, terbilang besar karena selalu menjadi pilihan utama di Tim Serdadu Tridatu. Apalagi, striker yang meraih sepatu emas di Liga Primer Malaysia 2016 itu didukung sederet pengumpan jitu seperti Eber Bessa, Stefano Lilipaly, dan Privat Mbarga.

"Spaso pantas mendapatkan buah dari hasil kerja kerasnya selama ini," ujar Mirdan Midding, mantan Direktur Teknik PSM era Liga Primer Indonesia.

Seperti diketahui, Spaso sempat berkostum PSM yang berkiprah di Liga Primer Indonesia 2011/2012. Pada musim itu, Spaso mencetak 10 gol buat PSM pada kompetisi dan 4 gol di Piala Indonesia.

Dari PSM, Spasojevic yang sudah berstatus WNI sejak 2017 kemudian berturut-turut membela Mitra Kukar, Putra Samarinda, Persib Bandung, Melaka United (Malaysia), Bhayangkara FC, dan Bali United. Sejauh ini, Spaso sudah meraih trofi juara Liga 1 bersama Bhayangkara FC dan Bali United.

Meski berpeluang, tak mudah buat Spaso menjadi top skorer BRI Liga 1. Ia harus bersaing dengan sederet bomber asing yang koleksi golnya tak berselisih jauh darinya.

Mereka adalah Ciro Alves, striker Persikabo 1973 asal Brasil yang hanya terpaut satu gol dengan Spaso. Menyusul di belakang keduanya, ada nama top skorer musim 2019, Marko Simic (Persija Jakarta/Kroasia) yang sudah mengemas 12 gol serta Youssef Ezzejjari (Persik Kediri/Spanyol) dengan koleksi gol sama.

Peluang Taisei Marukawa (Persebaya/Jepang) dan Fransico Torres (Borneo/Brasil) juga tak bisa dinafikan. Keduanya sama-sama mengoleksi 11 gol atau hanya terpaut 3 gol dari Ilija Spasojevic.

 

Tak Ada Penyerang Lokal

Pemain Arema FC, Dedik Setiawan merayakan gol kedua timnya saat laga pekan kesembilan BRI Liga 1 2021/2022 antara Arema FC melawan Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (27/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Ironisnya, selain Spaso, belum ada penyerang lokal yang bisa bersaing pada perburuan top skorer BRI Liga 1 musim ini. Termasuk mereka yang dipanggil Shin Tae-yong untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Di antaranya Dedik Setiawan, striker Arema FC yang baru mencetak 1 gol dalam 13 laga musim ini. Begitu juga dengan rekan setim Dedik, Muhammad Rafli pengoleksi empat gol dari 18 laga bersama Arema FC.

Sejatinya, nama Irfan Jaya sempat mencuat dengan koleksi enam gol dalam 10 laganya bersama PSS Sleman. Namun, keran gol pria asal Bantaeng itu mandek karena lebih fokus membela Timnas Indonesia.

Belakangan, ia hengkang ke Bali United jelang putaran kedua. Dalam dua laga bersama klub barunya itu, Irfan belum menambah koleksi golnya.

Selain Irfan, nama Samsul Arif yang belakangan mendapat tempat di formasi starter Persebaya Surabaya juga bisa diusung. Saat ini, eks Timnas Indonesia sudah mengoleksi enam gol dari 13 laga.

 

Dominasi Striker Asing di Liga Indonesia

Striker Bali United, Sylvano Comvalius, usai tampil melawan Bhayangkara FC pada laga Liga 1 Indonesia di Stadion Patriot, Bekasi, Jumat (29/9/2017). Bhayangkara menang 3-2 atas Bali. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Kalau ditarik ke belakang, dominasi striker asing di pentas Liga Indonesia memang dominan. Pada 1994/1995 yang merupakan musim perdana, penyerang Timnas Indonesia, Peri Sandria sempat mecuri perhatian dengan mencetak 34 gol dalam satu musim bersama Bandung Raya.

Jumlah gol Peri itu baru bisa dipecahkan oleh penyerang Bali United berpaspor Belanda, Sylvano Comvalius, yang menorehkan 37 gol di Liga 1 2017.

Liga Indonesia juga diwarnai aksi fenomenal Cristian Gonzalez, striker berdarah Uruguay yang berstatus WNI pada 3 November 2010. Ia tercatat empat kali menjadi top skorer.

Tiga di antaranya diraih secara beruntun yakni pada 2005, 2006, dan 2007 bersama Persik Kediri. Ia kemudian melengkapinya ketika berkostum Persib Bandung pada 2009. Total ada 12 pemain asing yang pernah menjadi top skorer di Liga Indonesia.

Di tengah hegemoni striker asing, ada juga pemain lokal yang mampu menjadi top skorer lebih dari satu kali. Ia adalah Boaz Solossa, legenda dan ikon Persipura.

Boaz melakukannya pada musim 2009, 2011, dan 2013. Menyusul di belakang Boaz adalah Ilham Jaya Kesuma menjadi top skorer musim 2002 dan 2004 bersama yang Persita Tangerang.

 

Daftar Top Skorer Liga Indonesia dari Tahun ke Tahun

Tahun - Nama Pemain - Klub - Negara - Gol

  • 1995 - Peri Sandria - Bandung Raya - Indonesia - 34
  • 1996 - Dejan Gluscevic - Bandung Raya - Montenegro - 30
  • 1997 - Jacksen F. Tiago - Persebaya Surabaya - Brasil - 26
  • 1998 - Kurniawan Dwi Yulianto - Pelita Jaya - Indonesia - 20 (Kompetisi Terhenti)
  • 1999 - Alain Mabenda - PSDS Deli Serdang - Gabon - 11
  • 2000 - Bambang Pamungkas - Persija Jakarta - Indonesia - 24
  • 2001 - Sadissou Bako - Barito Putra - Kamerun - 22
  • 2002 - Ilham Jayakesuma - Persita Tangerang - Indonesia - 26
  • 2003 - Oscar Aravena - PSM Makassar - Chile - 31
  • 2004 - Ilham Jayakesuma - Persita Tangerang - Indonesia - 22
  • 2005 - Cristian Gonzalez - Persik Kediri - Uruguay - 25
  • 2006 - Cristian Gonzalez - Persik Kediri - Uruguay - 29
  • 2007 - Cristian Gonzalez - Persik Kediri - Uruguay - 32
  • 2009 - Boaz Solossa - Persipura Jayapura - Indonesia - 28
  • 2009 - Cristian Gonzalez - Persib Bandung - Uruguay - 28
  • 2010 - Aldo Barreto - Bontang FC - Paraguay - 19
  • 2011 - Boaz Solossa - Persipura Jayapura - Indonesia - 22
  • 2012 - Beto Goncalves - Persipura Jayapura - Brasil - 25
  • 2013 - Boaz Solossa - Persipura Jayapura - Indonesia - 25
  • 2014 - Emmanuel Kenmogne - Persebaya 1927 - Kamerun - 25
  • 2017 - Sylvano Comvalius - Bali United - Belanda - 37
  • 2018 - Aleksandar Rakic - PS TIRA - Serbia - 21
  • 2019 - Marko Simic - Persija Jakarta - Kroasia 28
Rekomendasi