Hazard Tepis Rumor Konflik Dengan Manajer Chelsea

Hazard Tepis Rumor Konflik Dengan Manajer Chelsea

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Hazard Tepis Rumor Konflik Dengan Manajer Chelsea
Armada Chelsea merayakan gol pertama yang dicetak oleh Eden Hazard di menit ke-45. pada laga lanjutan Premier League yang berlangsung di Stadion Vicarage Road, Watford, Rabu (24/12). Pasukan Maurizio Sarri menang 2-1 atas Watford. (AFP/AP)

Liputan6.com, London - Eden Hazard membantah bermasalah dengan manajer Chelsea, Maurizio Sarri. Ia justru mengaku senang dilatih pria asal Italia tersebut.

Seperti yang diketahui, Chelsea sempat mengalami masa-masa buruk. Semuanya diawali dengan kekalahan telak atas Bournemouth di ajang Premier League akhir bulan Januari lalu, lalu berlanjut ke pembantaian Manchester City pada bulan berikutnya.

Pada masa itulah, rumor mengenai ketidakharmonisan hubungan Hazard dan Sarri menguak. Belum lagi ketambahan dengan isu yang menyebutkan bahwa pemain asal Belgia tersebut berencana untuk memperkuat Real Madrid musim depan.

Perlahan, performa Chelsea membaik. Kemenangan atas West Ham hari Selasa (9/4/2019) kemarin membuat mereka berhasil merangsek naik ke peringkat tiga klasemen Premier League. Hazard menjadi bintang pada laga tersebut dengan memborong dua gol sekaligus.

Saat berbicara dengan Sky Sports, Hazard menampik bahwa ada ketidakharmonisan hubungan antara dirinya dengan sang pelatih. Malahan, ia mengaku sangat tertarik dengan konsep 'Sarriball' yang diusung oleh pria berumur 60 tahun itu.

"Cara dia berpikir soal sepak bola sama seperti saya, jadi mudah untuk memahami gaya sepak bola miliknya," tutur Hazard.

"Oke, terkadang kami kalah, tapi pada akhirnya cara bermain yang dia inginkan dari kami sama seperti yang saya inginkan di Chelsea, jadi itulah kenapa kami punya hubungan yang baik," katanya menambahkan.

 

Adaptasi

'Sarriball' adalah alasan kemarahan pendukung Chelsea selama ini. Sarri dianggap telah membenamkan potensi N'Golo Kante hanya untuk memberikan ruang kepada pemain bawaannya dari Napoli, Jorginho. Suara yang memintanya untuk dipecat pun berkumandang.

Namun, seperti yang diutarakan oleh Sarri di awal era kepelatihannya, Chelsea butuh proses adaptasi yang panjang untuk bisa menerima konsep 'Sarriball' miliknya. Apalagi setelah mereka terbiasa dengan permainan bertahan Antonio Conte. Hazard pun mengakui itu.

"Setelah Conte, rasanya tidak mudah. Dia datang membawa idenya soal bagaimana cara bermain dan saya pikir kami telah melakukannya dengan baik. Tidak mudah bermain dengan cara yang ia inginkan, tapi saya pikir kami mulai memahaminya," ucap Hazard.

"Kami masih harus beradaptasi sedikit, tapi pada musim pertama kami berhasil mencapai final Carabao Cup, kami berada di empat besar dan bisa memenangkan gelar di Eropa."

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Rekomendasi