Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menpora harapkan ketua PSSI baru konsisten jalan regulasi

Menpora harapkan ketua PSSI baru konsisten jalan regulasi Pangkostrad Edy Rahmayadi. ©2016 merdeka.com/darmadi sasongko

Merdeka.com - Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nachrowi ingin Ketua Persatuan Seluruh Sepak Bola Indoensia (PSSI) terpilih, Letjen TNI Edy Rahmayadi untuk merukunkan suporter klub sepak bola di tanah air. Sebab, sepanjang tahun 2016 sudah ada 6 nyawa menghilang akibat keributan antar suporter.

"Tantangan Ketua PSSI yang baru harus merukunkan suporter. Sepak bola ini adalah alat pemersatu negeri, seperti yang dicita-citakan oleh para pendirinya. Tetapi faktanya pada hari ini kita melihat bahwa selama tahun 2016 sudah ada 6 nyawa yang hilang," kata Imam saat ditemui di Ecovention Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (12/11).

"Maka federasi, PSSI harus betul-betul harus punya rancangan yang serius, agar tidak ada lagi ujaran-ujaran yang membuat kebencian, fitnah dan balas dendam yang berkelanjutan," imbuh Imam.

Imam mendorong kepengurusan baru PSSI untuk melakukan rekonsiliasi persatuan suporter klub sepak bola Indonesia untuk tak lagi bermusuhan satu sama lain.

"Saya akan mendorong untuk rekonsiliasi suporter secara nasional sehingga tidak ada lagi suporter yang bermusuhan satu sama lain. Terserah mau kapan, sekarang kan sudah ada pengurus, maka akan kami lihat keinginan publik itu apakah akan berjalan dengan baik, termasuk prestasi di AFF itu," ungkap Imam.

Tak hanya itu, Imam juga menginginkan PSSI mampu membenahi dan menindak tegas para mafia bola yang dianggap merugikan publik. Serta menjadikan klub sepak bola, suporter dan pihak industri menjadi satu bagian yang tak terpisahkan.

"Kuncinya adalah melaksanakan regulasi dengan cepat, serius, tanpa pandang bulu dan harus dilakukan secara terbuka. Sehingga tidak ada lagi soal-soal yang mencurigai ini ada pilih kasih," tutup Imam.

Imam meyakini di bawah kepemimpinan Edy, klub sepak bola Indonesia akan jauh lebih baik. "Tentu ini juga menjadi peluang besar bagi kita untuk melihat prestasi sepak bola tanah air supaya lebih balik lagi. Karena pak Edy sudah teruji secara kepemimpinan. Saya juga melihat bahwa betul-betul mencintai bola sejak awal," kata Imam.

Lebi lanjut Imam mengatakan, terpilihnya Edy sebagai Ketum PSSI menjadi peluang bagi pemerintah untuk berkomunikasi lebih dekat. Karenanya semua elemen harus saling mendukung. Sebab, pemerintah ingin prestasi dari klub sepak bola Indonesia, industri sepak bola ini hidup, dan supporter betul-betul bersatu tidak tercerai berai.

"Meskipun ada beberapa kesepakatan yang sudah disepakati di kongres sebelumnya, yang tidak terjawab dengan baik terutama bagaimana memberikan peluang baik pada klub-klub yang telah diberi sanksi maupun individu oleh PSSI kembali ke PSSI. Saya kira itu yang membuat saya akan terus mengingatkan bahwa momentum kongres kemarin menjadi momentum untuk rekonsiliasi, momentum untuk islah. Sehingga kemarin yang diberi sanksi mestinya harus segera dikembalikan posisinya," kata Imam.

Terlebih pasca terpilihnya Edy sebagai Ketum PSSI pemerintah akan tarsus mengawal kinerja federasi ini dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Sehingga harapan presiden untuk reformasi di tubuh PSSI tidak berhenti ditengah jalan.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP