Waspadai Ketika Anak Terjatuh dan Mengalami Benturan di Kepala
Merdeka.com - Berlari, memanjat, dan melakukan berbagai aktivitas fisik merupakan sebuah hal yang umum dilakukan anak-anak. Saking aktifnya, tak jarang mereka terjatuh dan mengalami cedera pada sehari-hari.
Pada beberapa waktu, bahkan ada kalanya mereka terjatuh hingga kepala mengalami benturan. Benturan yang terjadi pada kepala anak ini sangat rentan terjadi dan perlu diawasi ketika terjadi.
Kondisi ini tentu membuat kita sebagai orangtua panik. Dokter Kurniawan Kadafi, seorang spesialis anak, memberikan pesan penting apa yang harus diperhatikan saat anak mengalami benturan di kepala.
Jika ia mengalami muntah berarti ada peningkatan tekanan di kepalanya. Harus segera di bawa ke rumah sakit. Jangan diberikan obat antimuntah.
"Segera bawa ke rumah sakit untuk mengetahui apakah anak mengalami cedera kepala atau tidak. Jika memang terjadi cedera dokter akan melakukan penanganan lebih lanjut. Bila cedera termasuk berat, bisa jadi dirujuk ke dokter spesialis terkait," ungkap dr. Kadafi di akun Instagramnya.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh dr.dafi, SpA (K) (@kurniawankadafi) pada15 Mei 2019 jam 11:41 PDT
Lihat postingan ini di InstagramSebuah kiriman dibagikan oleh dr.dafi, SpA (K) (@kurniawankadafi) pada15 Mei 2019 jam 11:41 PDT
" target="_blank" id="m_url" style="display:none;">
"Perlu pengawasan intensif tiap 2 hingga 3 jam selama 3 hari setelah anak mengalami benturan di kepala," pesannya.
Ketika anak jatuh dan kepalanya mengalami benturan, jangan menganggap hal ini sepele. Segera periksakan anak ke dokter secepat mungkin setelah mengalami benturan.
Reporter: Mutia NugraheniSumber: Dream.co.id
(mdk/RWP)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya