Sudah Terjadi Sejak Ribuan Tahun Lalu, Ketahui Mitos Masyarakat Tentang Kanker dan Penanganannya di Masa Lalu

Salah satu penyakit yang ditakuti oleh masyarakat di masa kini adalah Kanker.

Rizky Wahyu Permana
Oleh Rizky Wahyu Permana - Reporter
Sudah Terjadi Sejak Ribuan Tahun Lalu, Ketahui Mitos Masyarakat Tentang Kanker dan Penanganannya di Masa Lalu
Sudah Terjadi Sejak Ribuan Tahun Lalu, Ketahui Mitos Masyarakat Tentang Kanker dan Penanganannya di Masa Lalu (Merdeka.com)

Salah satu penyakit yang ditakuti oleh masyarakat di masa kini adalah Kanker. Walau begitu, penyakit ini ternyata tidak hanya muncul dan dialami pada masa modern saja namun sudah masa lalu.

Jejak kanker dalam sejarah manusia dapat ditelusuri hingga ribuan tahun lalu. Bukti arkeologi menunjukkan bahwa manusia purba telah menderita penyakit ini. Naskah kuno dari Mesir, Yunani, dan India juga memuat deskripsi tentang penyakit yang menyerang dan mematikan ini.

Dilansir dari Verywell Health, istilah kanker sendiri berasal dari tokoh yang dijuluki bapak kedokteran, yaitu Hipokrates. Dokter asal Yunani kuno ini menggunakan istilah "carcinos" dan "carcinoma" untuk menjelaskan tumor.

Kedua kata tersebut memiliki arti kepiting yang memiliki kesamaan bentuk dengan tumor. Walau Hipokrates merupakan orang yang pertama menyebut masalah kesehatan ini sebagai kanker, namun kasus kanker pertama yang tercatat sudah terjadi jauh sebelum itu.


Kasus kanker tertua yang tercatat berasal dari masa Mesir kuno pada tahun 1500 sebelum masehi. Catatan ini dituliskan pada papirus yang menyebutkan delapan kasus tumor yang muncul di payudara.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pada masa lalu, penanganan untuk masalah ini dengan cara disundut menggunakan alat yang telah dipanasi menggunakan api. Catatan lain mengatakan bahwa pada masa lalu tidak dikenal cara penanganan penyakit ini, hanya upaya paliatif untuk mengatasi rasa sakit saja.

Kepercayaan Penyebab Kanker di Masa Lalu
Pada masa Yunani kuno, pengetahuan terkait tubuh manusia masih sangat kurang dibanding saat ini. Sebagai contoh, Hipokrates percaya bahwa tubuh manusia terbentuk dari empat cairan yaitu darah, dahak, empedu kuning, dan empedu hitam.

Hipokrates percaya bahwa bahwa kelebihan empedu hitam di dalam tubuh bisa jadi penyebab munculnya kanker. Pengetahuan mengenai hal ini bertahan hingga 1400 tahun setelahnya. Sementara itu, pada masa Mesir kuno, kanker disebut disebabkan oleh dewa.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pada abad pertengahan, kanker masih dianggap sebagai penyakit misterius dan tak tersembuhkan. Para dokter pada masa itu menggunakan berbagai metode pengobatan yang tidak efektif, seperti pembakaran, pemotongan, dan penggunaan ramuan herbal.

Pada abad ke-17, muncul teori getah bening sebagai penyebab dari kanker. Penemuan terkait sistem getah bening sebagai penyebab kanker ini memberi pengetahuan baru tentang penyebab penyakit ini.

Baru pada abad ke-19, diketahui bahwa kanker ini disebabkan oleh sel. Penyebaran dari kanker ini juga terjadi melalui sel seperti yang kita ketahui saat ini.


Penemuan sinar X pada tahun 1895 membuka jalan bagi pengobatan kanker dengan radiasi. Pada awal abad ke-20, operasi kanker menjadi lebih efektif dengan teknik anestesi yang lebih baik.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pada pertengahan abad ke-20, kemoterapi mulai digunakan untuk membunuh sel kanker. Penemuan obat-obatan kemoterapi, seperti cyclophosphamide dan methotrexate, memberikan harapan baru bagi para penderita kanker.

Di era modern, penelitian dan pengobatan kanker terus berkembang pesat. Berbagai metode baru, seperti imunoterapi dan terapi bertarget, telah menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam memerangi kanker.


Imunoterapi membantu sistem kekebalan tubuh untuk melawan sel kanker, sedangkan terapi bertarget menyerang sel kanker secara spesifik tanpa merusak sel sehat. Meskipun masih banyak tantangan yang harus dihadapi, kemajuan dalam penelitian dan pengobatan kanker memberikan harapan baru bagi para penderita.

Rekomendasi