Sering Dialami Pekerja saat WFH, Ini Cara Atasi Nyeri Otot dan Sendi

Jumat, 18 Maret 2022 16:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Sering Dialami Pekerja saat WFH, Ini Cara Atasi Nyeri Otot dan Sendi Ilustrasi nyeri sendi. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Melodia plus photos

Merdeka.com - Berjalannya pandemi COVID-19 pada dua tahun terakhir ini telah membuat banyak orang kini menjadi bekerja dari rumah atau WFH. Sayangnya, kondisi tempat kerja di rumah yang tak ideal kerap menimbulkan masalah terutama bagi kondisi fisik seseorang.

Kepala Instalasi Rehabilitas Medik (IRM) RS M. Ridwan Meuraksa dr. Saad Budiyono SpKFR membagikan tips tentang cara menghindari atau menanggulangi nyeri otot dan sendi yang akhir-akhir ini dikeluhkan banyak orang yang menjalankan WFH.

"Saat kita memakai sendi dan otot, yang pasti harus disesuaikan dengan usia dan aktivitas. Jangan kita sampai berlebihan, jangan sampai digunakan berlebihan. Jangan melampaui kapasitas kita. Perlu diingat juga sendi dan otot juga tidak boleh terlalu lama tidak digerakkan. Ini harus bergerak sesuai dengan kapasitasnya," kata dokter Saad beberapa waktu lalu dilansir dari Antara.

Pada beberapa waktu terakhir terutama saat pandemi COVID-19, keluhan nyeri otot dan sendi terkesan semakin meningkat. Hal ini terutama dari kalangan muda yang selama pandemi harus bekerja dari rumah.

Padahal sebelum ada pandemi, penyakit nyeri otot dan sendi identik dengan penyakit orang lanjut usia yang memang mengalami degenerasi sehingga kinerja sendi dan ototnya tidak lagi maksimal. Agar memastikan otot dan sendi bekerja dengan maksimal, dokter Saad juga menyebut agar ketika beraktivitas ada baiknya masyarakat tidak mengandalkan satu posisi saja.

2 dari 2 halaman

Cara Meminimalisasi Nyeri Sendi dan Otot

Misalnya ketika posisi bekerja mengharuskan anda duduk seharian, ada baiknya setiap dua jam sekali anda mengganti posisi. Mengganti posisi dalam melakukan sebuah aktivitas, rupanya dapat mengurangi tekanan atau kompresi pada satu bagian tubuh yang dapat berpotensi menyebabkan nyeri di bagian otot atau sendi yang menanggung beban tubuh.

Selain itu, untuk mencegah terjadinya nyeri otot dan sendi anda juga bisa melakukan olahraga ringan namun dengan intensitas yang rutin.

"Paling mudah ya (olahraganya) jalan kaki, minimal 30 menit sampai 1 jam. Itu bisa disertai dengan kita mengangkat tangan kita sambil melatih pernafasan. Idealnya itu dilakukan tiga sampai lima kali dalam seminggu. Intinya sesuai dengan usia," kata dr. Saad.

Ia juga menambahkan, agar bisa menghindari nyeri pada otot dan sendi ada baiknya gerakan pemanasan serta pendinginan dilakukan bagi orang- orang yang gemar melakukan olahraga berat seperti berenang, bermain bola, hingga bersepeda.

Tak hanya dari aktivitas saja, asupan makanan juga merupakan hal yang perlu diperhatikan. Konsumsi makanan tinggi kalsium dan mendukung massa otot bisa jadi pilihan yang baik untuk menghindarkan diri dari nyeri otot. [RWP]

Baca juga:
Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Calon Pengantin 3 Bulan sebelum Menikah
Kenali Pola Makan Tepat bagi Pasien Gangguan Pernapasan saat Pandemi COVID-19
Jangan Terus Paksa Anak Habiskan Makanan demi Cegah Obesitas
Sering Dipikir Sehat, 5 Cemilan Ini Sebaiknya Dihindari ketika Diet
Cegah Munculnya Masalah Pendengaran, Ketahui Cara Tepat Menggunakan Headset

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini