Penelitian Membuktikan Risiko Penyebaran COVID-19 Sangat Kecil di Dokter Gigi

Kamis, 3 Juni 2021 19:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Penelitian Membuktikan Risiko Penyebaran COVID-19 Sangat Kecil di Dokter Gigi dokter gigi. shutterstock

Merdeka.com - Pada masa pandemi COVID-19 seperti sekarang, banyak orang menjadi takut untuk datang ke fasilitas kesehatan. Hal ini termasuk untuk ke dokter gigi.

Banyak orang enggan ke dokter gigi karena takut tanpa sengaja terinfeksi COVID-19. Terutama karena ketika ke dokter gigi seseorang harus membuka masker.

Dampaknya, banyak orang yang enggan ke dokter gigi walau mengalami masalah. Penelitian terbaru mengungkap bahwa walau masih di masa pandemi, seseorang sebaiknya tidak takut untuk ke dokter gigi.

"Membersihkan gigi tidak berisiko lebih besar terinfeksi COVID-19 dibanding minum air putih ketika di dokter gigi," terang peneliti Purnima Kumar, a professor di bidang periodontologi dari Ohio State University, Columbus dilansir dari Medical Xpress.

Selama ini diketahui bahwa persebaran COVID-19 terjadi melalui percikan. Oleh karena itu, membuka mulut pada saat memperoleh prosedur perawatan gigi ditakuti bisa menyebarkan vorus tersebut.

Baca Selanjutnya: Risiko Penularan Rendah pada Prosedur...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini