Minum Kopi dan Teh Secara Teratur Bisa Jadi Cara Cegah Bertambahnya Berat Badan

Jumat, 27 Desember 2019 15:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Minum Kopi dan Teh Secara Teratur Bisa Jadi Cara Cegah Bertambahnya Berat Badan Ilustrasi teh dan kopi. ©Shutterstock.com/ Anson0618

Merdeka.com - Kopi merupakan minuman favorit bagi banyak orang di seluruh dunia. Minuman satu ini menjadi salah satu cara bagi banyak orang untuk mengawali pagi agar lebih segar dan bertenaga.

Sejumlah manfaat juga diketahui bisa berdampak luar biasa terhadap kesehatan seseorang. Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa konsumsi kafein termasuk kopi bisa membantu dalam mencegah bertambahnya berat badan.

Dilansir dari NY Post, peneliti dari University of Illinois mengungkap bahwa konsumsi kafein bisa membatasi bertambahnya berat badan serta produksi kolesterol. Hal ini bakal tetap didapat bahkan ketika mengonsumsi makanan tinggi lemak dan gula.

Hasil temuan ini didapat berdasar penelitian terhadap sekelompok tikus. Mereka diberi makanan dengan kandungan karbohidrat antara 40 hingga 45 persen serta 15 persen protenin selama 4 minggu.

Tikus-tikus ini diberi juga teh yang kaya kandungan fitokimia, flavonoid, serta asam amino. Kandungan kafein pada tiap porsi berkisar antara 65 hingga 130 miligram. Tikus-tikus ini juga diberikan sumber kafein lainnya.

1 dari 1 halaman

Pada akhir eksperiman, peneliti mengetahui bahwa tikus yang mengonsumsi kafein memiliki jumlah lemak tubuh yang secara signifikan lebih rendah. Mereka menemukan bahwa kafein menurunkan penyerapan lemak hingga 22 persen dan mengurngai bertambahnya berat badan hingga 16 persen.

Ketika diterapkan pada manusia, peneliti mengungkap bahwa mengonsumsi empat cangkir kopi setiap hari bisa mencegah bertambahnya berat badan.

"Tergantung dari temuan, teh dan kafein bisa digolongkan sebagai agen anti obesitas. Hasil penelitian ini bisa disesuaikan pada manusia untuk memahami peran teh dan kafein sebagai strategi potensial untuk mencegah kelebihan berat badan dan obesitas, serta sejumlah masalah metabolisme yang berhubungan dengan kondisi ini," terang peneliti Elvira Gonzalez de Mejia.

"Konsumsi kafein dari teh atau sumber lainnya menghilangkan dampak negatif dari lemak tinggi, makanan tinggi sukrosa pada komposisi tubuh karena modulasi dari sejumlah enzim lipogenik tertentu baik pada jaringan adiposa dan hati," sambungnya. [RWP]

Baca juga:
Usai Jalani Pemasangan Ring Jantung, Ini Obat yang Harus Dikonsumsi Pasien
Mengapa Area Vital dan Puting Memiliki Warna Lebih Gelap? Ini Penyebabnya
Turunnya Berat Badan Wanita di Atas 50 Tahun Bisa Turunkan Risiko Kanker Payudara
Tidur Lebih Lama Bisa Tingkatkan Hasrat dan Kepuasan Seksual Wanita

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini