Menkes Minta Seluruh Pihak Serius Menghadapi Peningkatan Kasus COVID-19

Jumat, 2 Desember 2022 14:02 Reporter : Tantri Setyorini
Menkes Minta Seluruh Pihak Serius Menghadapi Peningkatan Kasus COVID-19 ilustrasi tenaga kesehatan atau nakes sedang memakai masker. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menginformasikan kasus konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia bertambah 3.225 orang pada Senin (28/11/2022) sehingga total hingga saat ini mencapai 6.653.469 orang.

Berdasarkan data juga diketahui bahwa terdapat 59 kasus meninggal akibat COVID-19 di Indonesia, sehingga jumlah total keseluruhan saat ini sebanyak 159.735 kasus kematian.

Menteri Kesehatan memprediksi puncak kenaikan kasus akan terjadi pada bulan Januari dan Februari usai dua perayaan besar, Natal dan Tahun baru.

"Pemerintah akan mewaspadai, dan mengevaluasi kebijakan-kebijakan seputar PPKM dan levelnya di setiap daerah. Apabila hasil evaluasi menunjukkan perlunya penyesuaian, maka akan dilakukan langkah-langkah penyesuaiannya," tegas wakil presiden, Ma'ruf Amin dalam keterangan persnya usai melakukan Salat Jumat di Masjid At Taqwa, Kota Tangerang Selatan, Jumat (11/11/2022).

"Kita masih memberlakukan tingkat level 1 di berbagai daerah. Artinya kita masih tetap mewaspadai dan tidak mustahil kalau nanti ada kenaikan, mungkin kita evaluasi lagi," tegas wapres.

2 dari 2 halaman

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito mengatakan bahwa kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan merupakan kunci utama agar jumlah kasus COVID-19 di Tanah Air tetap rendah.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Agus
Suprapto menekankan pentingnya kapasitas pemeriksaan, pelacakan dan penanganan COVID-19 dalam rangka mengantisipasi meluasnya subvarian baru XBB.

"Tingkatkan jumlah tes khususnya bagi mereka yang kontak erat dan bagi yang punya komorbid," kata Agus.

Agus menjelaskan peningkatan kapasitas pemeriksaan, pelacakan dan penanganan COVID-19 merupakan kunci utama untuk menekan penyebaran COVID-19 termasuk subvarian baru XBB.

Selain itu, menteri kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta seluruh pihak untuk bersiap-siap menghadapi prediksi peningkatan kasus COVID-19 yang terjadi dalam waktu satu atau dua pekan ke depan. Pemerintah terus melakukan pemautauan setiap harinya, untuk mengamati tren COVID-19 di Tanah Air dari seluruh indikatornya.

Sebelumnya, Budi pernah memperkirakan jumlah kasus yang ditemukan akan mencapai 10.000--15.000 kasus per harinya, dengan keterisian tempat tidur di rumah sakit jauh lebih rendah dibandingkan dampak dari varian-varian sebelumnya. [tsr]

Baca juga:
Polisi Tahan 3 Orang Terkait Korupsi Dana Penanganan Covid-19 di Kepulauan Aru
Jepang Bolehkan Siswa Mengobrol Saat Istirahat Makan Siang
Muncul Virus Baru Mirip Covid-19, Kemenkes Tunggu Laporan WHO
Kasus Covid-19 di Depok Naik Lagi, Penyebabnya karena Banyak Kegiatan Komunitas
Pelari Joging Tanpa Masker Tulari 39 Orang dengan Omicron di Sebuah Taman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Covid 19
  3. Wapres Maruf Amin
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini