Bisakah Istri Tetap Hamil ketika Sperma Keluar Lagi Setelah Bercinta?

Senin, 23 Mei 2022 19:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Bisakah Istri Tetap Hamil ketika Sperma Keluar Lagi Setelah Bercinta? Ilustrasi sperma. ©Shutterstock/EsbenOxholm

Merdeka.com - Ketika pasangan ingin memiliki keturunan, kegiatan bercinta tidak lagi bisa dianggap sama seperti sebelumnya. Banyak pertanyaan yang muncul di benak mereka terkait hubungan intim ini.

Ketika sudah berusaha selama beberapa waktu namun masih belum memiliki keturunan, pertanyaan semakin banyak muncul di benak pasangan. Salah satu hal yang kerap menimbulkan pertanyaan adalah apakah istri tetap bisa hamil ketika sperma keluar lagi setelah bercinta.

Banyak pasangan yang menyangka bahwa kondisi ini merupakan penyebab kehamilan tak kunjung terjadi. Pasalnya, keluarnya sperma ini dianggap sebagai kegagalan masuknya sperma secara cukup ke dalam pasangan.

Walau begitu, dilansir dari Parents, hal ini sebenarnya merupakan suatu kondisi yang normal. Michele Hakakha, M.D., FACOG, dokter kandungan dari Beverly Hills menyebut bahwa hal ini sebenarnya tidak mempengaruhi peluangmu untuk hamil.

Untuk mengetahui mengapa hal ini terjadi, dr. Hakakha mencoba menjelaskan bagaimana pembuahan terjadi.

"Air mani (hal yang keluar ketika pria ejakulasi) terbuat dari banyak hal berbeda," treang dr. Hakakha.

"Salah satu komponennya adalah sperma," sambungnya.

2 dari 3 halaman

Ejakulasi Pria

Ejakulasi yang terjadi pada pria biasanya mengandung sekitar 39 hingga 928 juta sperma. Untuk membuahi sel telur, satu sperma saja yang keluar sudah cukup.

Pada banyak kasus, hasil ejakulasi biasanya bakal keluar setelah bercinta. Terkait hal ini, tidak banyak yang bisa kamu lakukan untuk mengubahnya.

Namun alih-alih menganggapnya sebagai masalah, keluarnya sperma ini sesungguhnya merupakan pertanda baik. Pasalnya, hal ini menyatakan bahwa terdapat cukup sperma untuk menyebabkan kehamilan.

Sejumlah sperma yang masuk ini bakal tetap berada di bagian belakang vagina (posterior fornix). Sejumlah kecil bakal masuk hingga ke cervix, kemudian ke uterus, dan berujung ke tuba falopi.

Sperma bisa berpindah tempat dengan cepat sehingga bisa menuju ke tuba falopi hanya dalam hitungan menit.

"Di tuba falopi ini lah, sperma dan sel telur bertemu," terang dr. Hakakha.

3 dari 3 halaman

Terjadinya Kehamilan

Kehamilan dapat terjadi pada kondisi yang tepat dan memungkinkan. Butuh kesabaran dan berbagai upaya agar kehamilan ini dapat terjadi.

Secara umum, menetes keluarnya sperma usai bercinta ini tidak perlu dianggap sebagai hal yang mengancam kehamilan. Selain itu, kamu juga tidak perlu melakukan daya upaya untuk mencegah hal in terjadi.

"Kamu tidak perlu berbaring dengan mengangkat kaki setelah bercinta agar bisa hamil," terang dr. Hakakha.

"Fakta bahwa air mani keluar setelahnya tidak menurunkan peluangmu agar bisa hamil," tandasnya. [RWP]

Baca juga:

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini