Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Keseringan seks oral bisa tingkatkan kanker tenggorokan?

Keseringan seks oral bisa tingkatkan kanker tenggorokan? Ilustrasi seks oral. ©Shutterstock.com/Peter Bernik

Merdeka.com - Ada banyak hal yang bisa membuat seseorang bahagia, terutama bagi yang sudah berpasangan. Salah satu contohnya adalah hubungan seksual. Selain mampu menambah kedekatan fisik dan emosional, hubungan seks mampu membuat mereka yang melakukannya merasa puas.

Selain gaya berhubungan seksual yang itu-itu saja, banyak variasi gerakan seksual yang bisa dipraktikan agar tidak membosankan. Contohnya adalah seks oral atau saling merangsang alat kelamin pasangan dengan mulut.

Banyak isu yang menyebutkan bahwa seks oral bisa meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker tenggorokan.

Well, agaknya hal tersebut tidak berlebihan. Sebab menurut penelitian yang dilansir dari boldsky.com, seks oral memang bisa membuatmu berisiko tinggi terkena kanker ini terutama jika kamu doyan berganti pasangan dan tidak menggunakan pengaman.

"Penelitian terbaru menyatakan bahwa virus yang dikenal dengan sebutan HPV atau human papilloma virus bisa menyebar melalui seks oral. Dan pada akhirnya virus ini bisa menyebabkan perkembangan sel kanker di tenggorokan," terang penelitian ini.

Jadi, apa solusinya agar kamu terhindar dari bahaya tersebut? Tentu saja setialah hanya pada satu pasangan saja!

(mdk/feb)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP