Kebanyakan Duduk dan Malas Bergerak Bisa Sebabkan Terjadinya Cedera

Kamis, 1 Desember 2022 09:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Kebanyakan Duduk dan Malas Bergerak Bisa Sebabkan Terjadinya Cedera Ilustrasi menonton televisi. ©Shutterstock/prodakszyn

Merdeka.com - Gaya hidup kita pada saat ini menyebabkan banyak orang terlalu banyak duduk dan malas bergerak atau mager. Tak hanya memicu munculnya sejumlah penyakit, hal ini juga bisa memicu terjadinya kelelahan dan cedera.

“Mager, banyak duduk dan overwork bisa juga memicu cedera. Yang seperti ini biasanya kalau kita lama duduk, maka otot belakang ini menjadi overstrained, kerja terus, dan lama-lama otot menjadi lelah, akibatnya jadi backpain,” kata Dokter bedah tulang yang terhimpun dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatologi Indonesia (PABOI) Erica Kholinne, Sp. OT(K), Ph.D beberapa waktu lalu dilansir dari Antara.

Lebih lanjut, dr. Erica mengatakan nyeri punggung atau backpain sendiri banyak dikeluhkan oleh mereka yang berada di kota besar. Hal ini dikarenakan waktu duduk saat bekerja yang bisa memakan waktu berjam-jam tanpa memindahkan posisi tubuh.

Dokter yang juga berpraktik di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) itu mengungkapkan, keluhan tersebut banyak dialami oleh pasien dari golongan muda, di rentang usia 30 hingga 40 tahun.

“Tren ini muncul dan meningkat sejak adanya WFH (work from home / bekerja dari rumah) karena pandemi. Waktu WFH, ini menjadi tidak terkontrol, mengingat kita tidak ada teman, tidak ada pantry, dan hanya stay di depan layar saja. Itu tren yang saya amati,” ujar dr. Erica.

2 dari 2 halaman

Menurut dia, tren tersebut sebaiknya jangan diabaikan, melainkan dikoreksi agar menjadi kesadaran untuk menjaga tubuh agar tetap bugar dan lincah dalam beraktivitas.

“Banyak dari mereka yang mengandalkan obat. Namun, sebaiknya dimulai dari diri sendiri, jangan obat. Hanya perlu satu sesi konsultasi saja dengan dokter. Obat yang paling baik adalah kesadaran diri sendiri,” kata dokter lulusan Universitas Indonesia itu.

Selain itu, ia juga membagikan sejumlah kiat yang bisa dilakukan untuk mengurangi ketegangan tubuh saat terlalu lama duduk.

“Saat duduk harus diperhatikan kursi dan mejanya, apakah mereka ergonomis atau tidak. Lalu, tepi atas komputer (sejajar) sama dengan mata, itu untuk kebaikan kita sendiri,” kata dr. Erica.

“Tiap dua jam, manfaatkan breaktime dengan baik. Wanita lebih beruntung karena kandung kemihnya kecil jadi lebih sering ke toilet. Itu menjadi ajang stretching dan berdiri,” tandasnya. [RWP]

Baca juga:
Percepat Pemulihan Luka Usai Operasi, Konsumsi Banyak Protein Bisa Jadi Cara
Luka Operasi Berubah Menjadi Infeksi, Ini Penyebab dan Ciri-Cirinya
Jangan Disepelekan, Komplikasi Varises Bisa Timbulkan Serangan Jantung dan Stroke
Begini Cara Aman Menggunakan High Heels Tanpa Khawatir Varises
Banyak Rebahan dan Malas Bergerak, Waspada Varises Mengintai

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Fakta Kesehatan
  3. Kebugaran
  4. Bugar
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini