Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini Cara yang Bisa Dilakukan Orangtua Ketika Buah Hati Lakukan Gerakan Tutup Mulut

Ini Cara yang Bisa Dilakukan Orangtua Ketika Buah Hati Lakukan Gerakan Tutup Mulut Ilustrasi anak susah makan. ©Sheknows

Merdeka.com - Pada anak-anak, salah satu hal yang biasa membuat orangtua pusing adalah menolak semua makanan yang diberikan. Hal yang dikenal sebagai gerakan tutup mulut (GTM) ini bisa membuat orangtua bingung dan khawatir.

Padahal segala makanan telah dibuat dan disediakan, termasuk makanan favorit si kecil. Menghadapi masalah ini, dr. Taufiqur Rahman, spesialis anak, membagikan informasi penting utuk para orangtua.

"Pertama, cari sebab kenapa anak GTM. Apakah anak sedang sakit, perhatikan gejala yang lain, demam, batuk, perhatikan juga rongga mulut anak, apakah ada sariawan? Atau anak sedang kenyang?," ungkap spesialis anak yang akrab disapa dr. Taura dalam akun Facebooknya.

Ia juga menjelaskan kalau lambung anak berukuran terbatas sehingga daya tampungnya pun tidak banyak. Orangtua hendaknya jangan terlalu berambisi memberikan makan sebanyak mungkin.

Penting untuk tahu selera makan anak juga bisa berubah. Mereka tentu akan bosan jika disajikan dengan menu yang sama setiap hari. Coba buat menu baru atau ajak si kecil makan di luar.

"Adakalanya anak menyukai jenis rasa tertentu yang membuat makannya jadi lahap. Dalam masalah pemberian makan pada anak, orangtua hendaknya mengerti bahwa your baby is your boss," pesan dr Taura.

Feeding Rules

Perhatikan juga kebiasaan mengemilnya, yang bisa juga terlalu banyak dan membuat kenyang. Hal ini juga berlaku pada susu. Pastikan porsi camilan dan susu yang dikonsumsi anak tak berlebihan.

Jika berlebihan, ia akan merasa kenyang dan membuatnya malas makan. Ada juga batasan waktu saat makan yaitu 30 menit. Jika lebih dari waktu tersebut, segera hentikan, baik habis atau pun tidak.

Gerakan tutup mulut bisa karena anak sedang sakit atau bosan dengan menu yang. Selain itu ada kemungkinan lingkungan yang tidak membuat anak makan dengan nyaman dan tenang. Segera cari penyebab dari masalah tersebut agar hal ini tak berlarut.

Reporter: Mutia NugraheniSumber: Dream.co.id

(mdk/RWP)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP