Ini Alasan Kenapa Kamu Merasa Mual saat Lapar

Minggu, 3 November 2019 00:18 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Ini Alasan Kenapa Kamu Merasa Mual saat Lapar Ilustrasi mual. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/deepblue-photographer

Merdeka.com - Ketika kamu merasa lapar atau tidak makan dalam jangka waktu lama, ada sejumlah hal yang dirasakan oleh tubuh. Hal yang paling umum terjadi adalah munculnya rasa lapar. Namun, ada kemungkinan bahwa kamu bakal mengalami mual ketika perut kosong.

Munculnya rasa mual ketika perut kosong ini ternyata hal yang normal dan bisa dijelaskan. Dilansir dari Livescience, fenomena ini diungkap oleh Christine Lee, gasentrologis dari Cleveland Clinics mudah untuk dipahami.

Perut memproduksi asam hidroklorik sebagai bagian dari proses panjang mencerna makanan. Dari asam ini makanan yang dicerna akan digunakan untuk energi dan material kemudian sisanya dihilangkan.

Ketika kamu tidak makan dalam suatu periode tertentu, asam hidroklorok bisa menumpuk di dalam perut.

"Ketika asam ini naik ke kerongkongan, hal ini bisa menimbulkan asam lambung, mulas, dan mual," jelas Lee.

Penyebab lain munculnya rasa mual ketika lapar dihubungkan dengan sinyal jaringan tubuh untuk tahu kapan harus makan. Sinyal ini diatur oleh sistem endokrin, sistem kelejar yang menggunakan aliran darah untuk hubungan kimiawi.

Hormon yang dihasilkan oleh sistem endokrin memberi tubuh mengenai kebutuhan untuk menjaga keseimbangan kimia. Dalam hal ini, terdapat sejumlah hormon yang dibutuhkan terutama ghrelin dan leptin.

"Ghrelin bisa jadi penyebab rasa lapar," terang Lee.

Pada sisi lain, Leptin memiliki dampak sebaliknya yaitu melawan ghrelin dengan mengurangi nafsu makan. Terdapat banyak hormon lain yang bisa jadi penyebab rasa lapar, namun hubungan antara ghrelin dan leptin merupakan kunci dari hal ini.

"Ketika tubuh dalam kondisi normal, hormon ini akan diatur dengan sendirinya," terang Lee.

""Sebaiknya dalam sehari kamu hanya memiliki sedikit penanda untuk mengingatkanmu untuk makan," sambungnya.

1 dari 1 halaman

Tubuh jadi Tak Seimbang Ketika Lapar

Namun keseimbangan kimia ini bisa berantakan ketika kamu mengesampingkan tanda lapar dan tidak makan secara rutin. Tidak makan dalam waktu lama bisa membuat tubuh membujukmu untuk makan dengan cara memproduksi lebih banyak ghrelin.

"Ketika hormon ini naik, mereka bakal meningkatkan selera makanmu," jelas Lee.

Pada sebagian besar orang, sebagian besar waktu, hal ini terjadi namun tidak selalu.

"Sejumlah orang memiliki sensitivitas lebih tinggi pada tingkat hormonal," jelas Lee.

Variasi pada sensitivitas dan faktor lain berujung pada sejumlah orang yang mengalami rasa mual ketika mereka sangat lapar. Gejala mual yang lebih parah terjadi bisa jadi tanda adanya masalah kesehatan lebih penting.

"Jika sinyal yang muncul cukup intens hingga kamu mual atau sakit, hal ini bisa jadi tanda tubuh untuk menunjukkan bahwa kamu perlu memeriksakan mengenai sindrom metabolisme, kondisi seperti gula darah yang tinggi, kolesterol yang tak normal, meningkatkan tekanan darah dan gula darah tinggi yang bisa berujung penyakit jantung," tandas Lee. [RWP]

Baca juga:
Pil Pengembali Keperawanan Dapat Picu Komplikasi Infeksi yang Bisa Berujung Kematian
Begini Cara Tepat untuk Mengetahui Apakah Anak Memiliki Berat Badan Sehat atau Tidak
Menurut Penelitian, Bekerja Terlalu Lama Bisa Membuatmu Mengalami Kebotakan

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini