Bukan Orang Tua, Kecetit Malah Lebih Banyak Dialami Orang Dewasa Muda

Rabu, 30 Januari 2019 08:28 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Bukan Orang Tua, Kecetit Malah Lebih Banyak Dialami Orang Dewasa Muda ilustrasi nyeri punggung. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/Image Point Fr

Merdeka.com - Penyakit kecetit atau hernia nucleus pulposus (HNP) merupakan suatu hal yang sering diidentikkan dengan orang-orang berusia tua. Namun siapa sangka bahwa ternyata penyakit ini sebenarnya lebih banyak dialami oleh orang dengan usia dewasa muda.

Dr. Siti Nurlaela, SpS dari RS Hermina TangkubanPrahu, Malang membantah anggapan bahwa penyakit ini identik dengan orang-orang usia tua. Penyakit ini sendiri muncul karena faktor gaya hidup yang dijalani.

"Justru HNP malah dialami dewasa muda(20-40 tahun) faktor risikonya gemuk, aktivitas yang membebani tulang belakang berlebihan seperti mengangkat beban, posisi tidak ergonomis, pemakaian high heels," jelas Nurlaela.

Gaya hidup yang dijalani oleh masyarakat saat ini membuat terjadinya penyakit saraf kejepit ini. Posisi duduk serta pemakaian high heels seperti yang biasa dilakukan pegawai kantoran menyebabkan munculnya hal ini.

Pada orang usia tua, seringkali ditemui gejala yang mirip dengan kecetit, namun sebenarnya keduanya merupakan penyakit yang berbeda. Hal yang dialami oleh para orang tua ini adalah pengapuran tulang belakang yang kemudian menekan saraf di antaranya.

"Kalau usia tua, biasanya bukan HNP, tapi terjadi spondilosis lumbal, pengapuran dari tulang belakang, sehingga menekan saraf yang lewat di antaranya, atau canalis stenosis, yaitu penebalan ligament disekitar canalis spinalis tempat keluarnya sumsum tulang dan akar saraf," terangnya.

Walau penyakit yang dialami dalam rentang usia ini memang sesungguhnya berbeda, namun terdapat kesamaan pada gejalanya.

"Sama saja gejalanya, nyeri menjalar dari pinggang ke kaki, tapi yang menekan sarafnya yang berbeda," tandas Nurlaela. [RWP]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini