Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Benarkah suplemen kalsium bisa membahayakan jantung?

Benarkah suplemen kalsium bisa membahayakan jantung? Ilustrasi suplemen kalsium. merdeka.com/search.wn.com

Merdeka.com - Berdasarkan jurnal Heart, mengonsumsi suplemen kalsium untuk mencegah tulang keropos malah bisa meningkatkan risiko seseorang terkena serangan jantung.

Penelitian yang mengamati 24.000 orang berusia antara 35 - 64 tahun menemukan bahwa orang yang mengonsumsi suplemen kalsium secara teratur memiliki risiko 86% lebih besar untuk mengalami serangan jantung dibandingkan orang yang tidak mengonsumsi suplemen kalsium. Orang yang mengonsumsi suplemen kalsium juga berisiko dua kai lebih besar mengalami serangan jantung dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi suplemen vitamin. Sementara itu, berdasarkan National Health Institutes of Health, suplemen kalsium telah dikaitkan dengan penyakit batu ginjal.

"Suplemen kalsium telah banyak digunakan oleh masyarakat karena mereka alami dan aman untuk mencegah pengeroposan tulang," kata penulis. "Kita harus kembali melihat kalsium sebagai bagian dari diet yang seimbang."

Penelitian ini tidak menemukan adanya kaitan antara serangan jantung dengan suplemen, mereka juga tidak menyebutkan merek suplemen yang digunakan. Peserta penelitian hanya menjawab pertanyaan terkait suplemen yang mereka gunakan dan diet mereka selama penelitian selama 11 tahun.

Penelitian ini juga tidak melihat penyebab serangan jantung, namun penulis mengatakan: "Suplemen bisa menyebabkan peningkatan kadar kalsium yang berlebihan dan ini bisa berakibat buruk pada kesehatan."

"Dokter yang bekerja dengan orang-orang lanjut usia biasanya menyarankan mereka untuk mengonsumsi suplemen kalsium," kata Linda Russell, seorang rematologis dan spesialis osteoporosis di Hospital for Special Surgery, New York. " Sekarang mungkin saatnya untuk melihat kembali filosofi itu. Penelitian lain mengenai kalsium telah menyarankan hal ini, namun mungkin para dokter harus mulai memikirkannya lagi."

Lebih lanjut Russel menyarankan agar masyarakat mulai memenuhi asupan kalsium mereka melalui diet atau makanan-makanan yang mengandung kalsium, alih-alih mengonsumsi suplemen, untuk mencegah pengeroposan tulang mereka.

Untuk wanita yang telah melewati masa menopause, antara usia 51 - 70 tahun, sebaiknya mengonsumsi 1.000 - 1.200 mgs kalsium setiap hari. Setelah berusia 71 tahun, baik pria maupun wanita harus memenuhi asupan kalsium mereka sebanyak 1.200 mgs.

Russel menyarankan agar Anda tetap berhati-hati saat memilih makanan yang mengandung banyak kalsium. Pastikan Anda mengonsumsi makanan yang kaya kalsium, namun tetap rendah lemak. Misalkan susu rendah lemak, yoghurt rendah lemak, brokoli, kale, dan kubis, yang kaya kalsium.

"Untuk saat ini, sampai penelitian itu terbukti benar dan jelas, ada baiknya Anda mulai mengganti suplemen kalsium dengan makanan yang alami namun tetap bisa memenuhi kebutuhan kalsium Anda," kata Russell, seperti dilansir oleh USA Today. (mdk/kun)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP