8 Cara atasi stres karena keluarga
Merdeka.com - Tidak ada keluarga yang sempurna. Teriakan, kesibukan, pertengkaran, pasti menjadi sesuatu yang wajar, terutama jika Anda memiliki anak-anak yang sedang tumbuh. Kebanyakan orang tua pasti setuju bahwa keluarga bisa menyebabkan stres tersendiri jika dibandingkan dengan pekerjaan atau hal lainnya. Bagaimana cara mengatasi stres yang diakibatkan oleh keluarga? Health Me Up memberikan saran-saran ini untuk Anda.
1. Jangan tanyakan "kenapa?"
Malti Bhojwani menyarankan agar Anda tak pernah mempertanyakan "Kenapa harus begini?" atau "Kenapa keluargaku seperti ini?" Pertanyaan-pertanyaan ini tak akan memberikan Anda solusi apapun. Itu adalah keluarga Anda dan Anda tidak memiliki pilihan lain. Anda harus belajar untuk menyelesaikan masalah dengan mereka.
2. Apa yang harus dilakukan?
Malti menyarankan agar Anda mulai mengambil alat tulis atau komputer yang bisa Anda gunakan untuk menulis. Tulis nama orang dalam keluarga Anda yang paling membuat stres bagi Anda. Setelah itu, walaupun sulit, tuliskan hal-hal baik yang pernah dilakukannya pada Anda, dan tuliskan hal-hal hebat mengenai orang tersebut.
3. Coba introspeksi diri
Tanyakan pada diri Anda sendiri, apakah Anda melakukan hal yang salah, apakah semua masalah yang membuat Anda stres ini memang nyata, apakah Anda mencoba masuk ke masalah yang sebenarnya tidka berhubungan dengan Anda? Setelah itu coba temukan pokok permasalahan yang membuat Anda merasa stres. Lebih baik lagi jika Anda bisa segera menemukan penyelesaian masalah melalui cara ini.
4. Apa yang bisa Anda lakukan sebagai orang tua
Habiskan waktu bersantai bersama keluarga Anda. Rencanakan liburan bersama keluarga, habiskan waktu berkualitas bersama mereka. Jika anak-anak Anda sangat aktif, maka untuk sementara waktu kesampingkan sisi lemah Anda dan ajak mereka berpetualang.
5. Lunak terhadap peraturan
Apakah peraturan yang dibuat dalam keluarga harus selalu menjadi peraturan yang kaku dan ketat? Pikirkan baik-baik, bahkan saat anak-anak kita selalu mencoba bersenang-senang terhadap aturan yang dibuat orang tua kita. Jadikan aturan Anda batasan, namun jangan terlalu kaku. Tidak masalah melanggar aturan sekali-sekali, asal tidak membahayakan bagi keluarga Anda.
6. Masalah keuangan
Masalah keuangan selalu menjadi salah satu masalah yang riskan dalam keluarga. Untuk menghindarinya, Anda bisa menyiapkan tabungan untuk keluarga bersama pasangan Anda. Untuk anak-anak, Anda bisa ajarkan mereka menabung. Sediakan celengan keluarga di rumah untuk mengajarkan anak-anak berhemat.
7. Bermain dengan anak-anak
Memperlakukan anak-anak dengan keras seringkali tidak berhasil bagi mereka. Misalkan ketika mereka tidak menyukai makan sayuran, maka tak ada gunanya memaksa mereka makan. Alih-alih memaksa, berikan mereka pengertian. Bujuk mereka, atau lakukan beberapa trik agar mereka mau menurut pada Anda. Anda bisa membuat aturan-aturan itu sebagai permainan yang akan dengan senang hati mereka lakukan.
8. Jangan lupakan waktu untuk Anda
Keluarga dan anak-anak kemungkinan besar akan menyita sebagian besar waktu Anda. Jangan lupa untuk meluangkan waktu untuk Anda sendirian. Anda layak mengambil waktu untuk bersantai dan memanjakan diri Anda ketika anak-anak tidak sedang mengganggu Anda.
Anda bisa melakukan cara-cara di atas untuk mengatasi rasa stres yang diakibatkan oleh keluarga Anda. Jangan lupa bahwa selain membawa masalah, keluarga juga tempat Anda bisa berbagi cinta dan rasa sayang. Sebelum Anda mengeluh tentang masalah yang diakibatkan keluarga Anda, sebaiknya bersyukurlah karena Anda masih memiliki mereka di dekat Anda. (mdk/kun)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya