5 Tanda ketika bayi terkena dehidrasi

Kamis, 26 Januari 2017 11:23 Reporter : Febrianti Diah Kusumaningrum
5 Tanda ketika bayi terkena dehidrasi Ilustrasi bayi. Shutterstock/ArturNyk

Merdeka.com - Dehidrasi umumnya terjadi pada mereka yang memasuki usia produktif. Namun siapa sangka bahwa bayi pun bisa mengalami dehidrasi. Dan pada bayi, dehidrasi bisa terjadi lewat cairan yang keluar terlalu banyak melalui keringat, muntah, maupun diare.

Karena bayi pun masih belum bisa menjelaskan secara gamblang apa yang mereka rasakan, termasuk dengan dehidrasi, maka kamu wajib mengenali gejala dehidrasi pada mereka. Berikut adalah beberapa tandanya.

Popok yang kering

Salah satu yang paling jelas dari dehidrasi pada bayi adalah popok yang kering karena popok biasanya berisi air seni. Selain itu dehidrasi membuat air seni keluar dalam jumlah sedikit dengan warna yang gelap dan bau menyengat. MedlinePlus menyarankan agar kamu segera menghubungi dokter jika popok bayi tidak basah selama lebih dari 8 jam.

Air mata kering

Menangis adalah hal normal yang terjadi pada bayi. Namun jika bayi sering menangis tanpa keluar air mata, hal ini bisa menjadi tanda awal dari dehidrasi.

Beberapa bagian tubuh cekung

Bayi memiliki tubuh yang lembut dan gempal. Ketika bayi mengalami dehidrasi, maka beberapa bagian tubuhnya akan terasa cekung.

Tidak aktif bergerak

Bayi yang dehidrasi biasanya kurang aktif dan lesu. Jika buah hatimu mengalami hal demikian serta lemas, bisa jadi itu adalah tanda dari dehidrasi.

kulit kering dan dingin

Dehidrasi juga membuat kulit bayi terasa kering dan dingin saat disentuh. Bibir pun akan kering serta pecah-pecah. Ketika kamu mencoba mencubit pelan kulit bayi dan masih tetap berada di posisi yang sama, kemungkinan ia mengalami dehidrasi.

Dehidrasi mampu menjadi hal yang membahayakan seperti kematian jika tidak ditangani dengan baik. Oleh karena itu kenali tanda awalnya agar bisa dilakukan tindakan pengobatan sejak awal. [feb]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini