Seluruh umat muslim di dunia suka cita menyambut datangnya bulan suci Ramadan nan penuh ampunan. Banyak tradisi yang dilakukan untuk menyambut hadirnya bulan penuh berkah tersebut.Salah satunya ialah tradisi Balimau yang kerap dilakukan oleh masyarakat Minangkabau. Miftahul Fikri, warga Kecamatan Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat mengatakan, Balimau merupakan tradisi warga membersihkan badan sebelum datangnya bulan puasa."Tradisi Balimau itu membersihkan diri sebelum bulan puasa. Jadi warga ramai-ramai mandi ke sungai atau pantai untuk mandi atau membersihkan diri," ungkap Fikri, kepada merdeka.com, Jumat (3/6).Fikri menjelaskan, untuk melakukan tradisi tersebut biasanya warga pergi bersama-sama menyewa bus sampai ke tempat tujuan. "Biasanya satu desa itu pergi bareng-bareng nyewa bus. Sambil ziarah-ziarah juga," katanya.Namun menurut dia, tradisi Balimau saat ini lebih digunakan sambil berwisata dan kumpul keluarga. "Sekarang si sambil wisata kumpul ramai-ramai bareng keluarga. Tradisi itu cukup seru," tukasnya.Tradisi Balimau, tambahnya, orang-orang dulu beranggapan tidak setiap orang bisa mandi dengan bersih. Baik karena wilayah yang kekurangan air atau tidak ada sabun. Saat itu pengganti sabun di beberapa wilayah di Minangkabau adalah limau (jeruk nipis), karena sifatnya yang melarutkan minyak atau keringat di badan. Oleh karena itu, Balimau disebut sebagai tradisi membersihkan diri.