Salat harus dilaksanakan tepat waktu

"Sesungguhnya salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman." (QS. An-Nisa: 103)

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Salat harus dilaksanakan tepat waktu
didik haryanto. ©2014 merdeka.com/istimewa

Pertanyaan pembaca merdeka.com:   Misalnya kita buka puasa di tempat yang tidak ada tempat untuk salat baik musala atau masjid dengan kendala jarak dan waktu sehingga salat maghrib ditunda. Apa hukumnya jika tetap salat dengan niat mengkodo salat maghrib di waktu isya?Jawaban Ustadz Didik Hariyanto Lc. MA:

 

  Sekiranya kita tidak menemukan musala atau masjid sehingga takut akan keluar waktu shalat Maghrib, maka kita boleh salat dimana saja. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW bersabda: "Allah SWT menjadikan bagiku semua permukaan bumi sebagai tempat sujud dan suci lagi mensucikan. Maka dimana saja salah seorang dari umatku mendapati waktu shalat hendaklah ia shalat." (HR. Bukhari-Muslim)

 

  Salat adalah barometer kebaikan amal kita, apabila shalat seseorang baik maka amalan yang lainnya juga akan ikut baik, begitu juga sebaliknya kalau salatnya buruk maka ikut buruklah amalan yang lain. Salat adalah amalan yang pertama kali akan dihisab oleh Allah SWT di akhirat kelak. Oleh karenanya kita harus menjaganya dengan sebaik mungkin termasuk melaksanakannya di waktunya.  Ibnu Masud berkata: "Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam: Amal manakah yang lebih utama?"

  Beliau menjawab, "Salat pada waktunya."(HR. Muslim)

 

  Allah SWT sudah menentukan waktu tertentu pada setiap salat wajib lima waktu: "Sesungguhnya salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman." (QS. An-Nisa: 103)

 

  Mengakhirkan salat sampai keluar waktunya adalah termasuk amalan yang menyia-menyiakan salat apalagi sampai meninggalkannya sama sekali. "Hal pertama yang hilang dari agama kalian adalah amanah dan yang paling akhir adalah salat."

 

 

  *Didik Hariyanto pernah mengambil pendidikan Islam di Fakultas Hadis dan Islamic studies, Universitas Islam Madinah. Saat ini Didik tercatat sebagai Pimpinan Islamic Center Wadi Mubarak, Cisarua, Bogor, Jawa Barat.

  

 

Rekomendasi