Berbuka puasa adalah hal yang dinanti-nanti oleh umat muslim dunia, tak terkecuali di Indonesia. Indonesia memiliki berbagai jenis makanan khas Nusantara yang turut meramaikan senja jelang berbuka. Misalnya saja, di Makassar khas dengan es pisang ijo. Kemudian, di berbagai daerah lainnya yang terkenal adalah kolak pisang, sop buah, gorengan, dan sebagainya.
Berbeda pula dengan umat muslim di negara lain, seperti Turki. Terdapat beberapa menu berbuka, seperti sup iftariye, roti pide (roti panggang), pastirma, sujuk, dan berbagai kue yang disebut borek.
Namun, roti pide adalah makanan spesial yang hanya muncul pada Ramadan saja dan disantap bersama sup iftariye.
Roti pide adalah makanan tradisional Turki yang terbuat dari adonan tepung, seperti halnya dengan pizza. Roti pide juga dilengkapi dengan berbagai topping, seperti daging giling, sujuk (sosis khas Turki), telur, dan jenis bahan lainnya. Namun, di Turki yang paling populer adalah roti pide dengan topping daging giling.
Berikut cara membuat roti pide khas Turki:
Bahan dasar:
1 gelas terigu
2 sdt ragi instan 1/2 sdm
3 gula pasir halus 1/2 sdt garam
4 sdm minyak zaitun 3/4 gelas air hangat
5 Keju cheddar atau mozarella untuk pinggiran roti
Bahan topping:
200 gram daging giling (sapi atau kambing)
1 medium bawang bombay (cincang halus)
2 siung bawang putih (namun, selera masyarakat Turki tidak terlalu suka bawang putih)
1 medium tomat (potong dadu)
Beberapa batang selderi (cincang kasar)
Garam dan merica secukupnya
1/2 sdt pul krimizi biber (atau flake cabe merah)
1 medium tomat untuk garnish
Cara Membuat:
1. untuk membuat adonan roti pide, campurkan terigu, ragi instan, gula, dan garam. Tuangkan minyak zaitun dan air hangat sedikit demi sedikit. Uleni hingga adonan tidak lengket di tangan.
2. Tutup adonan menggunakan plastik atau serbet. Diamkan adonan hingga naik, sekitar 50-60 menit.
3. Setelah adonan sudah siap, bagi adonan menjadi dua. Gilas masing-masing bagian dengan menggunakan rolling pin kira-kira setebal 1/2 cm hingga berbentuk oval. Kemudian, olesi permukaan dengan minyak zaitun dan topping.
4. Pada pinggiran adonan, beri potongan keju, kemudian adonan digulung ke tengah membentuk oval, sehingga kedua ujung adonan menyatu.
5. pada tahap akhir, berikan tomat sebagai garnish-nya dan dipanggang pada suhu 150 derajat celcius hingga roti matang.