Keadaan rapih dan wangi seseorang bukan cuma untuk sesama manusia (hablun minannas). Keadaan itu juga berlaku saat menghadap sang pencipta (Allah SWT). Seperti saat melaksanakan salat Jumat.Salah satu hadits yang memerintahkan untuk mandi setiap kali mau melakukan salat Jumat dan bahkan Rosulullah SAW mewajibkannya sebagaimana berikut ini:Dari Abu Hurairah RA bahwasanya Rosulullah SAW bersabda. "Barangsiapa mandi hari Jumat seperti mandi janabat kemudian berangkat, maka seolah-olah ia berkurban seekor unta. Barangsiapa yang berangkat pada saat yang kedua maka seolah-olah ia berkurban seekor sapi. Barangsiapa berangkat pada saat yang ketiga maka seolah-olah ia berkurban seekor kambing yang dewasa. Barangsiapa yang berangkat pada waktu yang keempat maka seolah-olah ia berkurban seekor ayam. Dan barangsiapa yang berangkat pada saat yang kelima maka seolah-olah ia berkurban sebutir telur. Maka apabila imam telah keluar maka para malaikat hadir untuk mendengarkan khutbah," (HR Bukhori) kitab ke-11, dikutip dari buku hadits shahih bukhari muslim terbitan fathan prima media, hal 205, Jumat (27/6).Dalam hadits ini menerangkan bahwa saat tiba waktu salat Jumat hendaklah segera muslim itu begegas menuju masjid untuk menunaikan salat Jumat. Dalam hal ini ditegaskan posisi baris (shaf) saat salat Jumat menentukan pahala ibadah salat Jumat umat itu.