Pakat, menu berbuka ala Tapanuli

Selain di Tapanuli, Pakat bisa menjumpai di Jalan Letda Sujono dan Jalan Prof H M. Yamin-Jalan Aksara Medan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pakat, menu berbuka ala Tapanuli
Pakat. ©2012 Merdeka.com

Siapa yang sangka jika batang rotan bisa dijadikan makanan berbuka puasa. Bagi masyarakat Tapanuli, Sumatera Selatan, Pakat atau batang rotan muda merupakan makanan yang wajib dihidangkan dalam menu buka puasa.Memang, makanan Pakat tidak sembarangan dapat ditemui. Selain di Tapanuli, pembaca bisa menjumpai di Jalan Letda Sujono dan Jalan Prof H M. Yamin-Jalan Aksara Medan.Banyak cara mengolah pakat, mulai dari merebus, mencampurnya dengan sayuran lain, hingga dibakar. Umumnya pakat yang dikonsumsi buka puasa adalah dibakar.Caranya pakat yang telah dipotong sesuai selera, biasanya dipotong 1 meter, dicuci. Kemudian dibakar selama 1 jam. Setelah dipastikan matang, pakat kemudian di kupas dan diambil daging pakat yang  berwarna putih.Kemudian potong sesuai selera, umumnya berukuran 5 centimeter. Pakat lebih nikmat disajikan dengan santan dan serundeng (daging kelapa digoreng). Cara membuatnya cukup mudah, bagi pembaca yang tidak sempat ke Medan, bisa langsung mencobanya di dapur kesayangan anda.

Berbagai sumber.

Rekomendasi