• فَادْعُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكٰفِرُوْنَ

    14. Fad‘ullāha mukhliṣīna lahud-dīna wa lau karihal-kāfirūn(a).

    Maka sembahlah Allah dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukai(nya).

Sumber: Kementrian Agama Republik Indonesia