MDA yakin bisnis properti tetap tumbuh di 2018, ini penyebabnya

Minggu, 31 Desember 2017 10:50 Reporter : Idris Rusadi Putra
apartemen. Merdeka.com

Merdeka.com - Bisnis properti Tanah Air diyakini masih akan tetap tumbuh di 2018, seiring dengan perekonomian Indonesia yang diprediksi meningkat di atas 5 persen. PT Menara Depok Asri (MDA), sebagai pengembang proyek superblock satu-satunya di kota Depok juga optimis proyek yang sedang dikembangkan yakni Pesona City akan laku terjual.

"Kami optimis menatap 2018, tahun depan sektor properti Indonesia diperkirakan dapat tumbuh sekitar 7-8 persen seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan mencapai 5,3 persen, kebijakan positif yang dikeluarkan pemerintah serta rampungnya sejumlah proyek infrastruktur," ujar Direktur Utama PT MDA, Alwi Bagir Mulachela dikutip dari keterangannya di Jakarta, Minggu (31/12).

Tahun depan, perusahaan fokus pada penyelesaian tahap akhir (delivery project) Mall Pesona Square yang ditargetkan mulai beroperasi pada Mei 2018. Hingga saat ini, ruang ritel di Mall Pesona Square telah 100 persen tersewa dan bakal diisi oleh sejumlah tenant ternama yaitu Centro, Cinema XXI, dan Hypermart.

"Kami targetkan operasional Mall dapat berjalan sesuai jadwal dan dapat melayani pengunjung dalam menyambut lebaran 2018," katanya.

Selain itu, MDA juga optimistis operasional Mall Pesona Square akan dapat mendorong peningkatan penjualan apartemen Marrakech Suites yang berada di kawasan Pesona City.

Superblok Pesona City merupakan proyek yang dikembangkan di lahan seluas 4 hektar yang diharapkan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan warga Depok terkait hunian yang nyaman, aman, dan berkualitas serta memiliki nilai lebih, baik dari sisi personal life maupun dari sisi investasi bisnis.

"Dengan berlangsungnya tahapan penyelesaian tahap akhir dan operasional Mall Pesona Square akan meningkatkan nilai tambah dan nilai jual kawasan yang kami kembangkan ini, kami optimistis target penjualan apartemen sebanyak 100 persen untuk tahap ke-2 Marrakech dapat tercapai dan akan buka tahap ke-3," jelas Alwi Bagir Mulachela.

Sampai dengan Desember 2017, penjualan apartemen Marrakech yang terdiri dari 37 lantai ini telah memasuki tahap kedua dan telah telah terjual 90 persen.

PT MDA menargetkan pada kuartal I-2018 angka penjualan apartemen Marrakech Suite tahap 2 akan mencapai 100 persen, sehingga perseroan pun akan beralih fokus ke tahap 3.

Guna mendorong penjualan apartemen Marrakech Suites tahun 2018 ini, manajemen MDA menawarkan sejumlah program marketing antara lain DP progressive yang flexible sesuai dengan kemampuan konsumen, serta hadiah langsung tanpa diundi.

"Saya yakin permintaan pasar apartemen di kawasan superblok Pesona City cukup tinggi karena produk kami menawarkan konsep one stop living dalam satu kawasan dengan didukung fasilitas lengkap serta berada di lokasi yang strategis yakni dekat gerbang masuk dan keluar tol Cinere-Jagorawi (Cijago) yang diperkirakan akan segera rampung. Proyek kami juga berada di dekat halte feeder Transjakarta yang terkoneksi dengan transportasi massal lain seperti KRL sehingga akan mempermudah penghuni yang akan beraktivitas ke Jakarta," ujar Direktur Marketing MDA Muchsin Alatas.

Selain cocok sebagai tempat hunian, imbuh Muchsin Alatas, proyek ini juga sesuai untuk menjadi pilihan investasi. Peningkatan nilai investasi (yield) di proyek kami cukup menguntungkan yaitu sebesar 18 persen.

"Kami optimistis potensi keuntungan di masa depan akan lebih besar lagi, mengingat pertumbuhan kawasan Depok cukup tinggi." [azz]

Topik berita Terkait:
  1. Properti
  2. Apartemen
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini