Yorrys: Munas Partai Golkar Harus Dipercepat Sebelum Jokowi Menyusun Kabinet

Sabtu, 22 Juni 2019 13:00 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Yorrys: Munas Partai Golkar Harus Dipercepat Sebelum Jokowi Menyusun Kabinet Yorrys Raweyai diperiksa KPK. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Politisi Partai Golkar Yorrys Raweyai menilai rencana percepatan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar harus dilakukan. Dia berharap Munas tersebut dilakukan sebelum Joko Widodo-Ma'ruf Amin dilantik dan menyusun kabinet kerja.

"Oh iyaaa.. penting. Harus ada pilihan. Sebelum Jokowi membuat dan menyusun kabinet Golkar harus ada perubahan, " kata Yorrys usai diskusi Populi Center dengan tema 'Beringin Bergoyang Lagi' di Jakarta Pusat, Sabtu (22/6).

Dia menjelaskan, banyak faktor yang membuat partai beringin ini menurun. Mulai dari mantan Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto yang terjerat korupsi hingga melorotnya perolehan suara dan kursi Partai Golkar dalam Pemilu Legislatif 2019. Saat ini pula menurut dinamika di partai Golkar untuk percepatan Munas menguat.

"DPD I kan ada 34, DPD II kan ada 540-an semuanya lagi menggalang kekuatan," ungkapnya.

Sebab itu, menurut Yorrys struktur baru sudah harus dibentuk. Dengan adanya struktur baru, kader-kader pun akan diajukan duduk di bangku kabinet. Dia yang juga meminta Airlangga yang saat itu untuk jadi ketua umum untuk memilih apakah akan menjadi menteri atau fokus memimpin partai.

"Jadi sekarang harus pilih. Jangan mau dua-duanya," tegasnya.

Sebelumnya, Partai Golkar dikabarkan akan segera melakukan Munas untuk mengganti posisi Airlangga Hartarto sebagai ketua umum partai. Mayoritas DPD I Golkar atau pengurus provinsi partai disebut sudah setuju adanya munas.

Politikus Golkar Aziz Sumual membenarkan kabar itu. Dia menjadi salah satu inisiator proses munas tersebut.

"Bukan upaya, tapi sudah siap Munas. Mungkin selesai Lebaran sudah mulai," kata Aziz saat dihubungi merdeka.com, Senin (27/5). [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini