Yenny Wahid Nilai Fadli Zon Rugikan Diri Sendiri soal Puisi 'Doa Yang Ditukar'

Selasa, 12 Februari 2019 22:09 Reporter : Nur Habibie
Yenny Wahid Nilai Fadli Zon Rugikan Diri Sendiri soal Puisi 'Doa Yang Ditukar' Yenny Wahid. ©2018 Merdeka.com/Hari Aryanti

Merdeka.com - Yenny Wahid menilai puisi 'Doa Yang Ditukar' yang dibuat Fadli Zon sangat merugikan dirinya sendiri. Menurutnya, Walaupun tidak dikatakan secara langsung tetapi opini publik memang berkesimpulan puisi itu ditujukan kepada Mbah Maimoen.

"Sebetulnya ya, agak merugikan beliau (Fadli) sendiri kalau beliau mengambil sikap yang terlalu defensif. Mungkin kalau lebih lentur, apapun publik masih menjunjung etika. Walaupun tidak dikatakan secara langsung tetapi opini publik memang berkesimpulan puisi itu ditujukan kepada Mbah Maimoen. Nah Mbah Maimoen ini ulama besar. Kalau sudah ulama besar, maka ada adab yang harus dijaga ketika berinteraksi dengan beliau," kata Yenny usai menemui Ma'ruf Amin di Jalan Situbondo 12, Jakarta Pusat, Selasa (12/2).

"Kalau kemudian publik menganggap yang dilakukan adalah sebuah tindakan suul adab (etika buruk) pasti akan ada konsekuensi," sambungnya.

Menurutnya, sebagai tokoh pasti segala sesuatu yang akan diperbuat akan dibicarakan oleh masyarakat baik secara positif maupun negatif

"Sebagai tokoh publik, apapun, kita berpendapat, berekspresi, itu akan bisa menimbulkan multi interpretasi di kalangan masyarakat. Ada yang kemudian menanggapi negatif, ada yang menanggapi positif," ujarnya.

"Kalau saya sih, sebagai seorang tokoh publik memang, kita semua, selayaknya menjaga sekali apa yang kita bicarakan," tambahnya.

Meskipun begitu, ia tak mau ambil pusing untuk menanggapi terlalu jauh terkait puisi yang dibuat oleh Fadli Zon. Karena hal itu bukanlah persoalannya baginya.

"Ketika dianggap melenceng sedikit, menyalahi etika dan moral walaupun secara implisit dilakukan, dikatakan, diekspresikan maka kemudian akan menimbulkan reaksi yang jadi, bukan persoalan ya, bagi kami sih ya sudah itu bukan persoalan kita," ungkapnya.

Sebelumnya, Fadli membuat puisi atas polemik salah ucap Mbah Moen saat berdoa disamping Jokowi.

DOA YANG DITUKAR

doa sakral
seenaknya kau begal
disulam tambal
tak punya moral
agama diobral

doa sakral
kenapa kau tukar
direvisi sang bandar
dibisiki kacung makelar
skenario berantakan bubar
pertunjukan dagelan vulgar

doa yang ditukar
bukan doa otentik
produk rezim intrik
penuh cara-cara licik
kau penguasa tengik

Ya Allah
dengarlah doa-doa kami
dari hati pasrah berserah
memohon pertolonganMu
kuatkanlah para pejuang istiqomah
di jalan amanah

Fadli Zon, Bogor, 3 Feb 2019 [eko]

Topik berita Terkait:
  1. Yenny Wahid
  2. Fadli Zon
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini