Wali Kota Cirebon Effendi Edo menyatakan komitmen penuhnya untuk mempercepat realisasi program pembangunan di wilayahnya pada tahun 2026. Fokus utama akan diarahkan pada sektor infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan yang menjadi pilar penting kemajuan daerah. Langkah ini diambil setelah fondasi kuat diletakkan selama satu tahun masa kepemimpinannya, dengan berbagai program yang telah berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Pemerintah Kota Cirebon telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 sebagai panduan strategis. Dokumen ini memastikan indikator serta target pembangunan menjadi lebih terukur dan jelas di masa mendatang. Dengan demikian, percepatan pembangunan Cirebon diharapkan dapat berjalan secara sistematis dan terarah menuju tujuan yang telah ditetapkan.
Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati menambahkan bahwa tahun pertama kepemimpinan menjadi momen evaluasi dan penguatan peran dalam mendukung visi daerah. Berbagai aspirasi warga telah diserap, termasuk penyediaan air bersih dan perbaikan rumah tidak layak huni. Komitmen ini menjadi landasan kuat untuk mewujudkan Kota Cirebon yang lebih setara dan berkelanjutan di tahun kedua.
Advertisement
Advertisement
Fondasi Kuat Melalui Investasi dan Infrastruktur
Pertumbuhan investasi di Kota Cirebon menunjukkan tren positif yang signifikan, menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan. Pada tahun 2025, realisasi investasi mencapai angka Rp1,85 triliun, mencatat pertumbuhan sebesar 88,52 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini membuktikan daya tarik Cirebon sebagai tujuan investasi yang menjanjikan, sekaligus menjadi modal penting untuk percepatan pembangunan Cirebon.
Pemerintah daerah juga telah aktif melakukan perbaikan infrastruktur guna mendukung konektivitas wilayah serta optimalisasi pelayanan publik. Perbaikan jalan menjadi salah satu fokus utama untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat. Selain itu, penataan dan normalisasi kawasan Sungai Sukalila juga telah dilaksanakan, berkontribusi pada lingkungan yang lebih baik.
Penguatan dasar pembangunan pada tahun pertama kepemimpinan ini menjadi pijakan penting untuk melakukan percepatan di tahun kedua. Dengan RPJMD 2025-2029 yang telah ditetapkan, setiap langkah pembangunan memiliki arah yang jelas. Indikator pembangunan kini semakin terukur, memastikan efektivitas program yang dijalankan.
Advertisement
Advertisement
Prioritas Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia
Sektor kesehatan dan pendidikan tetap menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Cirebon dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah. Peningkatan kualitas SDM adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang lebih produktif dan berdaya saing. Berbagai program telah dirancang untuk memastikan akses yang merata terhadap layanan dasar ini.
Wakil Wali Kota Siti Farida Rosmawati secara aktif menyerap aspirasi warga, termasuk dalam penyediaan kebutuhan dasar seperti air bersih. Pembangunan sumur bor di wilayah yang belum terlayani PDAM menjadi salah satu inisiatif konkret. Selain itu, program perbaikan rumah tidak layak huni juga terus digalakkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pemberdayaan ekonomi masyarakat juga menjadi perhatian serius, terutama bagi masyarakat pesisir. Pelatihan UMKM terus didorong untuk menciptakan kemandirian ekonomi lokal. Program bagi lansia, seperti "Kota Cirebon Eman ning Mimi", juga dilaksanakan untuk memastikan kesejahteraan kelompok rentan. Inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah terhadap pembangunan yang inklusif.
Advertisement
Advertisement
Visi Cirebon yang Setara dan Berkelanjutan
Dengan fondasi yang telah dibangun dan rencana yang terukur, Wali Kota Effendi Edo menegaskan bahwa pihaknya akan terus bekerja keras. Penetapan RPJMD 2025-2029 memberikan kerangka kerja yang solid untuk mencapai target pembangunan. Komitmen ini bertujuan untuk mewujudkan percepatan pembangunan Cirebon yang berdampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Wakil Wali Kota Siti Farida Rosmawati juga menyatakan kesiapannya untuk mempercepat realisasi program pembangunan di tahun kedua. Kolaborasi antara pimpinan daerah dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan. Hal ini untuk memastikan bahwa setiap program dapat terlaksana secara efektif dan efisien.
Tujuan akhir dari seluruh upaya ini adalah mewujudkan Kota Cirebon yang lebih setara dan berkelanjutan. Pembangunan yang merata di berbagai sektor diharapkan dapat mengurangi kesenjangan dan meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh. Dengan demikian, Cirebon dapat menjadi kota yang maju dan sejahtera bagi semua warganya.
Advertisement
Sumber: AntaraNews