TKN Sebut Ada Kekeliruan Hitung Suara Kubu Prabowo di Bali dan Yogyakarta

Rabu, 24 April 2019 20:13 Reporter : Yunita Amalia
TKN Sebut Ada Kekeliruan Hitung Suara Kubu Prabowo di Bali dan Yogyakarta Jokowi-Prabowo. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf menegaskan ada kekeliruan data dari pihak Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi atas persentase kemenangan pasangan capres-cawapres nomor urut 02 di provinsi Bali dan Yogyakarta.

Anggota Direktorat Saksi TKN Alfatin Nova memaparkan, data penghitungan manual timnya menunjukkan perolehan Jokowi-Ma'ruf di Yogyakarta sebesar 69,97 persen. Temuan ini berdasarkan 57,4 persen suara yang masuk. Nova mengatakan sample tersebut melebihi real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang baru mencapai 35 persen.

Merujuk data hitung manual Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga pukul 15.00 WIB, kata Nova, dari 836.378 suara yang sudah masuk, kubu Jokowi-Ma'ruf mendapat 70,68 persen suara, sedangkan Prabowo-Sandi 30,03 persen.

"Dan hasilnya juga sejalan bahwa kita menang telak di Daerah Istimewa Yogyakarta," kata Nova di posko kemenangan TKN, Jalan Cemara, Jakarta Pusat, Rabu (24/4).

Nova menjelaskan, kubu Prabowo-Sandi mengklaim perolehan suara mereka hanya terpaut tipis dengan petahana di Yogyakarta. Prabowo-Sandi disebut mendapat 47,30 persen, sementara Jokowi-Ma'ruf 52,70 persen.

Sambil memaparkan data, Nova mengatakan data yang dirilis BPN hanya diambil dari 19 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Padahal, ada 11.700 TPS di Yogyakarta. Suara yang dihitung juga baru 403 suara dari total 2.731.874 warga yang masuk ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Setelah memaparkan kekeliruan data di Yogyakarta, Nova memaparkan indikasi kekeliruan data kubu Prabowo-Sandi soal hasil penghitungan suara di Bali. Berdasarkan temuannya, pasangan nomor urut 01 itu mendapatkan suara 91,13 persen suara, sedangkan Prabowo-Sandi 8,87 persen.

"Data tersebut didapatkan berdasarkan hasil hitung manual TKN hingga pukul 15.00 WIB hari ini," tambahnya.

Dia melanjutkan, data versi BPN, Jokowi-Ma'ruf hanya memperoleh suara 30,20 persen suara di Bali, sedangkan Prabowo-Sandi 69,80 persen. Menurut Nova, data BPN itu hanya diperoleh berdasakan hasil tujuh TPS dari total 12.834 TPS yang ada di Pulau Dewata. Singkatnya, kata dia, suara yang dihitung BPN baru 0,1 persen.

Sementara, merujuk real count KPU hingga pukul 15.00 WIB, perolehan suara petahana di Bali mencapai 92,77 persen. Sedangkan, Prabowo-Sandi hanya 7,23 persen.

"Data yang masuk ke real count TKN itu 20 persen hampir sama dengan KPU dan untuk beberapa provinsi utama itu sejalan dengan quick count yang dilakukan oleh lembaga-lembaga survei yang terverifikasi di KPU," ujar Nova mengakhiri pemaparannya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini